259 Inovasi Kota Mojokerto, Pemkot Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Mojokerto (Beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto tak ingin inovasi daerah hanya menjadi angka dalam laporan atau sekadar menjadi jalan untuk meraih penghargaan. Setiap inovasi yang dilahirkan perangkat daerah dituntut memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengisian Indeks Inovasi Daerah (IID)/Innovative Government Award (IGA) 2026 di Bapperida Kota Mojokerto. Menurutnya, peningkatan jumlah inovasi memang menunjukkan adanya semangat perangkat daerah untuk berinovasi.
“Namun banyaknya inovasi belum menjadi ukuran utama keberhasilan. Dampaknya atas inovasi ini bisa diukur sejauh mana inovasi yang kita lahirkan memberikan sebuah kemanfaatan, apakah manfaatnya meningkat atau terjadi efisiensi anggaran,” ungkapnya, Kamis (13/8/2026).
Data Pemkot Mojokerto menunjukkan jumlah inovasi daerah meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, tercatat hanya 27 inovasi. Jumlah tersebut kini meningkat menjadi 259 inovasi pada 2026. Dari total tersebut, sebanyak 158 inovasi telah mencapai nilai kematangan 111.
Sementara 101 inovasi lainnya masih perlu mendapatkan penguatan. Rinciannya, sebanyak 56 inovasi memiliki nilai kematangan pada rentang 100-105. Sedangkan 45 inovasi lainnya masih berada di bawah nilai 100. Menurut Ning Ita (sapaan akrab, red), kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkot Mojokerto.

Perangkat daerah diminta tidak hanya aktif ketika memasuki masa penilaian maupun verifikasi lapangan, tetapi memastikan inovasi benar-benar berjalan secara berkelanjutan. Kematangan inovasi, lanjut dia, harus bisa dibuktikan dengan hasil yang jelas.
Diantaranya berupa peningkatan kualitas pelayanan maupun efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan sebelum inovasi diterapkan. Pemkot Mojokerto pun akan melakukan pengawalan terhadap inovasi yang masih membutuhkan perbaikan. Langkah tersebut sekaligus untuk memastikan capaian inovasi daerah tetap meningkat dan tidak mengalami penurunan.
Ning Ita juga menargetkan Kota Mojokerto kembali mempertahankan prestasi sebagai juara nasional IGA 2026. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan inovasi yang dikembangkan bukan hanya menghasilkan penghargaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya sangat berkomitmen untuk mengawal agar Innovative Government Award untuk tahun 2026 ini Kota Mojokerto masih tetap bertahan sebagai juara nasional,” tegasnya. [tin/but]
Link informasi : Sumber