Peserta Muktamar ke-35 NU Diimbau Pastikan BPJS Kesehatan Aktif Sebelum Hadir di Jombang
Ringkasan Berita:
- Peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) diminta memastikan status BPJS Kesehatan atau JKN tetap aktif sebelum hadir di PPBU Tambakberas Jombang pada 27–31 Agustus 2026.
- Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU menyiapkan tiga posko kesehatan 24 jam lengkap dengan tenaga medis, ambulans, ruang perawatan, serta berbagai layanan pemeriksaan kesehatan.
- Panitia juga melakukan langkah preventif melalui pemberantasan sarang nyamuk, fogging, layanan akupresur gratis, dan pelibatan Banser Husada untuk mendukung kesehatan peserta.
Jombang (beritajatim.com) – Peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) diimbau memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif sebelum hadir di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27 hingga 31 Agustus 2026.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari kesiapan Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU dalam memberikan layanan kesehatan kepada ribuan peserta yang akan mengikuti agenda lima tahunan organisasi masyarakat terbesar di Indonesia tersebut.
Kepastian status jaminan kesehatan dinilai penting, terutama apabila peserta membutuhkan pelayanan medis lanjutan hingga perawatan di rumah sakit.
Ketua Bidang Kesehatan Panlok Muktamar ke-35 NU DR. dr Ma’murotus Sa’diyah, MKes menjelaskan bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif akan membantu peserta mendapatkan pelayanan medis secara cepat apabila mengalami gangguan kesehatan yang membutuhkan perawatan rawat inap selama mengikuti rangkaian muktamar.
Menurutnya, kesiapan kesehatan peserta perlu menjadi perhatian sejak sebelum keberangkatan. Selain memastikan administrasi jaminan kesehatan, peserta juga diimbau membawa obat pribadi yang biasa dikonsumsi apabila memiliki kondisi atau penyakit tertentu.
Peserta juga diminta menjaga kondisi tubuh, memenuhi kebutuhan cairan, serta memperhatikan pola istirahat selama mengikuti agenda muktamar. Hal tersebut dinilai penting mengingat kegiatan akan berlangsung dalam beberapa hari dengan rangkaian acara yang cukup padat.
Panlok Muktamar ke-35 NU turut mengingatkan peserta, panitia, dan masyarakat yang hadir agar lebih waspada terhadap potensi gangguan kesehatan akibat kondisi lingkungan. Pelaksanaan muktamar bertepatan dengan periode puncak musim kemarau yang diperkirakan membuat suhu udara terasa lebih dingin, disertai hembusan angin yang lebih kuat serta peningkatan paparan debu di area terbuka.
“Suhu udara pada puncak kemarau diperkirakan akan terasa lebih dingin dibanding hari-hari biasa. Kondisi itu juga disertai hembusan angin yang lebih kuat serta meningkatnya paparan debu di lingkungan terbuka. Peserta diimbau menyiapkan masker untuk mengindari paparan debu,” ujar Ning Eyik, panggilan akrab DR. dr Ma’murotus Sa’diyah MKes, Minggu (16/8/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta memastikan waktu istirahat yang cukup. Langkah sederhana tersebut dinilai efektif untuk menjaga imunitas tubuh selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU.
“Bagi peserta yang memerlukan perawatan di rumah sakit, tapi belum memiliki BPJS Kesehatan aktif, mekanisme penanganannya akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah dan panitia penyelenggara,” urainya.
Untuk memperkuat layanan kesehatan selama pelaksanaan muktamar, Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU telah menyiapkan tiga posko kesehatan yang beroperasi selama 24 jam di kawasan PPBU Tambakberas Jombang.
Tiga posko kesehatan tersebut berada di Universitas Wahab Hasbullah (Unwaha), Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jombang, serta MTsN Bahrul Ulum Tambakberas. Posko tersebut disiapkan sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi peserta muktamar maupun para penggembira yang hadir dalam kegiatan besar NU tersebut.
Setiap posko dilengkapi tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat, ambulans, serta ruang perawatan. Fasilitas tersebut dipersiapkan untuk memberikan penanganan awal dan pelayanan kesehatan selama rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU yang juga Ketua Umum Yayasan PPBU Tambakberas Jombang KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq mengatakan, panitia bidang kesehatan terus melakukan pematangan persiapan agar seluruh muktamirin mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.
Gus Rozaq kembali menegaskan bahwa panitia bidang kesehatan melalui koordinatornya, KH. Muhyidin atau Gus Ayik dan Ketua Bidang Kesehatan dr. Ma’murotus Sa’diyah atau Ning Eyik bersama seluruh tim terus melakukan pematangan persiapan agar seluruh muktamirin dapat memperoleh pelayanan dengan baik.
Menurut Gus Rozaq, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, termasuk bersama Dinas Kesehatan setempat. Beberapa langkah yang dipersiapkan adalah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan pelaksanaan fogging di lingkungan PPBU Tambakberas di beberapa titik lokasi acara maupun area menginap peserta.
Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi peserta selama mengikuti muktamar. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman.
“Ini adalah upaya preventif untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Dengan begitu seluruh peserta lebih nyaman saat mengikuti muktamar. Fogging kita lakukan dalam waktu dekat,” ujar Gus Rozaq.
KH. Muhyidin atau Gus Ayik menambahkan, ribuan peserta Muktamar ke-35 NU juga mendapatkan layanan akupresur atau pijat gratis. Layanan tersebut disiapkan karena para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian agenda muktamar, termasuk persidangan yang berlangsung hingga malam hari.
Selain akupresur dan pemeriksaan dokter, panitia juga menyiapkan pemeriksaan kesehatan sederhana seperti pengecekan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tenaga perawat di posko maupun tower dengan ketersediaan layanan yang disesuaikan dengan jumlah peserta dan waktu pelayanan.
Banser Husada juga dilibatkan sebagai bagian dari tim siaga medis dan kesehatan untuk mengawal seluruh rangkaian acara Muktamar ke-35 NU. “Kami berharap seluruh rangkaian layanan kesehatan tersebut dapat membantu peserta mengikuti muktamar dengan nyaman dan sehat,” ujarnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dengan dukungan layanan kesehatan yang memadai. Peserta juga diharapkan mempersiapkan kondisi fisik dan administrasi kesehatan sebelum hadir di Jombang agar dapat mengikuti seluruh agenda muktamar dengan aman dan nyaman. [suf]
Link informasi : Sumber