Pemkab Bojonegoro Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok Lewat MTQ 2026
Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah kembali menggelar Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bojonegoro 2026.
Ajang ini menjadi upaya Pemkab Bojonegoro menjaring bibit unggul generasi Qur’ani sekaligus memberikan ruang pembinaan bagi peserta dari seluruh wilayah, termasuk hingga pelosok desa.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Bojonegoro, Dian Rokhmawati mengatakan, seleksi MTQ tahun ini disiapkan secara komprehensif agar dapat menjangkau talenta-talenta potensial di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.
“Seleksi MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam membumikan Al-Qur’an serta membina karakter generasi muda agar tumbuh unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi,” ujarnya. Selasa (25/8/2026).
Seleksi MTQ 2026 mengusung tema “Mencetak Generasi Qur’ani yang Unggul, Berakhlak, dan Membanggakan!”. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah apresiasi sekaligus pembinaan potensi syiar Islam di Kabupaten Bojonegoro.
“Kita buka pendaftaran peserta mulai 20 Agustus hingga 20 September 2026. Peserta merupakan warga asli atau memiliki KTP Kabupaten Bojonegoro dan wajib melengkapi sejumlah dokumen administrasi, seperti daftar riwayat hidup, KTP/KK, serta akta kelahiran,” katanya.
Menurutnya, untuk proses seleksi dilakukan dalam dua tahapan. Seleksi tingkat kecamatan dijadwalkan pada 24-27 September 2026 dan dibagi menjadi tiga zona, yakni Zona Timur, Zona Tengah, dan Zona Barat.
Sedangkan seleksi tingkat kabupaten akan berlangsung pada 10-11 Oktober 2026.
MTQ Kabupaten Bojonegoro 2026 membuka enam cabang perlombaan utama. Yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Fahm Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Khath Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Cabang Tilawah Al-Qur’an meliputi golongan tartil, anak-anak, remaja, dewasa, dan cacat netra.
Sementara Hifzh Al-Qur’an terdiri dari golongan 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz.
Untuk Fahm Al-Qur’an dan Syarh Al-Qur’an, perlombaan dilakukan secara berkelompok pada tingkat MTs/SMP maupun MA/SMA.
Sedangkan Khath Al-Qur’an meliputi golongan naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer. Adapun KTIQ diperuntukkan bagi peserta dengan usia maksimal 23 tahun. Untuk memudahkan akses peserta dari berbagai wilayah, seleksi tingkat kecamatan dibagi menjadi tiga zona.
Zona Timur meliputi Kecamatan Kepohbaru, Baureno, Kedungadem, Sugihwaras, Sukosewu, Balen, Kanor, Sumberrejo, dan Kapas.
Zona Tengah meliputi Kecamatan Bojonegoro, Dander, Temayang, Bubulan, Trucuk, Malo, Kalitidu, Ngasem, Gondang, dan Sekar.
Sedangkan Zona Barat meliputi Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Padangan, Ngambon, Tambakrejo, Kasiman, Kedewan, Gayam, dan Purwosari.
“Kami mengimbau seluruh generasi muda Bojonegoro yang memiliki bakat dan keahlian di bidang keagamaan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, dan pendaftaran bisa pemindaian kode QR resmi atau menghubungi panitia di nomor 0823-5911-4008,” pungkasnya. (fif/aje)
Link informasi : Sumber