​Dilepas dari Unisma, 60 Rider Malang Konvoi ke Jombang Semarakkan Muktamar ke-35 NU

0

Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 60 pengendara sepeda motor yang tergabung dalam komunitas Nahdlatul Ulama (NU) Malang Raya bertolak menuju Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Keberangkatan rombongan bertajuk Rider NU Malang Raya Touring Muktamar NU to Jombang tersebut dilepas dari halaman Universitas Islam Malang (Unisma).

Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., mengungkapkan bahwa agenda tersebut tidak boleh dipandang sebatas ajang kumpul komunitas otomotif belaka. Menurutnya, perjalanan menuju arena permusyawaratan tertinggi NU tersebut sarat dengan nilai ibadah dan ukhuwah.

“Ini juga bagian dari perjalanan spiritual. Insyaallah Allah akan memberi kemudahan dan keselamatan dalam perjalanan mereka,” ungkap Junaidi.

Prof. Junaidi menambahkan, pihaknya menaruh harapan besar agar forum Muktamar ke-35 NU mampu melahirkan gagasan dan arah kebijakan organisasi yang konstruktif. Ia menegaskan pentingnya hasil muktamar bagi kemaslahatan umat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Tentu kita berharap semuanya, kegiatan Muktamar itu bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang memberikan manfaat baik kepada warga Nahdliyin maupun juga tentu pada bangsa Indonesia secara umum,” ujarnya.

Terkait teknis pelaksanaan di jalan raya, Rektor Unisma menerangkan bahwa panitia sengaja membatasi kuota peserta hanya berkisar 60 pengendara. Langkah ini diambil demi mempermudah manajemen rombongan, menjaga ketertiban lalu lintas, serta meminimalisasi risiko gangguan selama perjalanan lintas kota. “Karena memang dibatasi untuk memudahkan koordinasinya,” kata Prof. Junaidi.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengimbau seluruh peserta untuk menomorsatukan faktor keselamatan berkendara. Wahyu menilai, format keberangkatan secara berkelompok dan terkoordinasi sangat efektif dalam merawat soliditas peserta sepanjang rute Malang ke Jombang.

“Kedatangan ke Jombang ini pertama kali tidak sendiri-sendiri. Dengan bersama-sama ini kita bisa menjaga kekompakan agar perjalanan mereka dari Kota Malang ke Jombang bisa selamat, aman, dan tentunya bisa mengikuti Muktamar yang di Jombang,” ujar Wahyu.

Sebelum bendera start dikibarkan, Wahyu bersama Kapolresta Malang Kota dan pimpinan Unisma menyempatkan diri memeriksa kesiapan fisik peserta serta kelaikan kendaraan. Ia berpesan agar para pemotor tidak memaksakan stamina dan disiplin mengambil jeda istirahat di titik-titik pos yang telah direncanakan.

“Kami tadi dengan Pak Kapolresta dan Pak Rektor mengingatkan pada pengendara sepeda motor untuk menyiapkan kondisinya, sepeda motornya, agar dalam perjalanan nanti juga harus banyak istirahat karena usianya juga tidak muda,” kata Wahyu mengingatkan.

Wahyu turut menegaskan esensi perjalanan tersebut. Ia mengingatkan bahwa misi utama para peserta adalah menyukseskan syiar muktamar, bukan sekadar jalan-jalan santai antarkota.

“Ini bukan touring, tapi ada perjalanan untuk menuju Muktamar. Itu yang dipentingkan. Berangkat dan pulang dalam keadaan selamat,” kata Wahyu lugas.

Wahyu mengapresiasi sinergi antara komunitas NU Malang Raya dan pihak Unisma sebagai titik kumpul keberangkatan. Pemerintah Kota Malang, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran koordinasi warga yang hendak bertolak ke arena muktamar.

“Ini memang dikoordinir sendiri oleh mereka dari NU Malang Raya dan diinisiasi juga oleh Unisma. Kami berterima kasih Unisma bisa menyediakan tempatnya untuk berangkat. Memang ini keinginan dari mereka, kita hanya mengoordinir saja,” katanya menutup.

Sebagai informasi, aksi konvoi roda ini merupakan wujud partisipasi dan antusiasme warga Nahdliyin asal Malang Raya dalam menyemarakkan gelaran akbar Muktamar ke-35 NU yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, mulai 27 hingga 31 Agustus 2026. Muktamar ke-35 NU mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.” (dan/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.