Dahnil Anzar Simanjuntak Silaturahmi dengan Jemaah Haji Pamekasan, Perkuat Ukhuwah dan Kemandirian

0

Pamekasan (beritajatim.com) – Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak kembali berkunjung ke Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Panaan, Palengaan, Pamekasan, Jum’at (28/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahim sekaligus memberikan pembinaan bagi jemaah haji di wilayah setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Dahnil beserta rombongan diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, KH Ahmad Faisol Abdul Hamid. Dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, Wakil Bupati Sampang, KH Ahmad Mahfud Abdul Qodir, Kakanwil Kemenhaj Jatim, H Mahmudin, Kepala Kemenhaj Pamekasan, Abdul Halim, serta para undangan.

Kegiatan silaturrahim yang mengusung tema ‘Meneladani Rasulullah, Memperkuat Ukhuwah, Mewujudkan Jemaah Haji yang Mandiri dan Sehat’, tidak hanya sekedar ajang pertemuan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan pembinaan jemaah haji setelah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Bagi Dahnil, Pesantren Bata-Bata memiliki sejarah dan kedekatan tersendiri, termasuk bagi para tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata adalah pesantren yang bersejarah bagi saya, setiap ke Madura, saya selalu mampir ke Mambaul Ulum, karena Almarhum KH Mohammad Tohir Abdul Hamid adalah sahabat saya,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Semoga pesantren (Bata-Bata) ini bisa terus berkembang di tangan pengasuh yang baru (KH Ahmad Faisol Abdul Hamid),” sambung Dahnil Simanjuntak yang sempat berkunjung ke Pesantren Bata-Bata bersama KH Mohammad Tohir Abdul Hamid.

Silaturahmi dengan pengasuh pesantren beserta jajaran sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap peran pesantren dalam pembinaan keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat. Pesantren diharapkan terus menjadi salah satu pusat pendidikan, dakwah, dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap jemaah haji mampu membawa pulang lebih dari sekadar pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci. Nilai ibadah diharapkan diwujudkan dalam perilaku nyata berupa semakin kuatnya ukhuwah, meningkatnya kepedulian terhadap sesama, hidup sehat, mandiri, serta aktif memberikan manfaat bagi lingkungan,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang sudah berkerja keras dan memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, mulai dari persiapan pemberangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kepulangan ke tanah air.

“Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada seluruh KBIHU, peran dan sinergi dengan Kementerian Haji dan umrah dalam melayani jamaah haji juga manasik kesehatan dalam rangka isthitoah kesehatan patut kita apresiasi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pembinaan jemaah haji tidak hanya diarahkan pada aspek pelaksanaan ibadah, tetapi juga pada pembentukan karakter jemaah yang mampu menjaga kesehatan, kemandirian, serta hubungan sosial setelah kembali ke tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan predikat haji yang mabrur.

“Dengan demikian, pembinaan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai ibadah. Meneladani Rasulullah, memperkuat ukhuwah, serta membangun jemaah yang mandiri dan sehat diharapkan menjadi semangat bersama untuk mewujudkan kehidupan sosial dan keagamaan yang semakin baik di Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. [pin/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.