Cara dan Ketentuan Refund dan Reschedule Pendakian Ranu Kumbolo

0

Surabaya (beritajatim.com) – Penutupan sementara pendakian Gunung Semeru hingga batas maksimum Ranu Kumbolo berdampak pada sejumlah pengunjung yang telah melakukan pemesanan tiket. Penutupan tersebut dilakukan sebagai imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Bagi calon pendaki yang terdampak, Balai Besar TNBTS menyediakan dua pilihan, yakni refund atau pengembalian dana dan reschedule atau penjadwalan ulang.

“Sahabat Mentari Tengger, sehubungan dengan penutupan sementara pendakian Gunung Semeru (batas maksimum Ranu Kumbolo) akibat kebakaran hutan dan lahan, pengunjung yang terdampak dapat mengajukan refund (pengembalian dana) atau reschedule (penjadwalan ulang) sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kepala Balai Besar, Rudijanta Tjahja Nugraha, Jumat (28/8/2026).

Kebijakan ini berlaku bagi pengunjung yang memiliki jadwal pendakian pada 27 Agustus hingga 2 September 2026, atau sampai jalur pendakian dinyatakan dibuka kembali.

Pilihan Refund Pendakian Ranu Kumbolo

Pengunjung yang terdampak penutupan dapat memilih pengembalian dana secara penuh. Dana refund nantinya akan ditransfer langsung ke rekening pengunjung sesuai data yang diajukan dan telah melalui proses verifikasi.

Namun, perlu diperhatikan bahwa refund hanya dapat diajukan untuk satu transaksi secara keseluruhan. Artinya, pengunjung tidak dapat meminta pengembalian dana hanya untuk sebagian anggota yang tercantum dalam satu transaksi booking.

Pengajuan refund juga memiliki batas waktu. Pengunjung yang memilih opsi ini wajib mengisi formulir pengajuan paling lambat 11 September 2026.

Setelah data dinyatakan lengkap dan terverifikasi, proses pengembalian dana membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 14 hari kerja.

Reschedule Pendakian Ranu Kumbolo

Selain refund, pengunjung juga diberikan pilihan untuk melakukan reschedule atau menjadwalkan ulang pendakian. Penjadwalan ulang ini tidak dikenakan biaya tambahan.

Periode reschedule yang tersedia mulai 15 September hingga 30 November 2026. Pengunjung dapat menentukan jadwal baru sesuai periode yang ditawarkan dan ketersediaan kuota.

Meski demikian, terdapat ketentuan penting yang harus diperhatikan. Data peserta pada jadwal baru harus sama dengan data pada booking awal. Nama anggota yang tercantum dalam pemesanan sebelumnya tidak dapat digantikan oleh orang lain.

Apabila pengunjung memilih reschedule tetapi ada salah satu anggota yang tidak dapat mengikuti pendakian pada jadwal baru, maka tiket atau biaya anggota tersebut tidak dapat dikembalikan atau di-refund.

Karena itu, calon pendaki perlu memastikan seluruh anggota dalam satu transaksi dapat mengikuti jadwal baru sebelum memilih opsi reschedule.

Cara Mengajukan Refund atau Reschedule Ranu Kumbolo

Pengajuan refund maupun reschedule dilakukan melalui formulir yang telah disediakan. Pengunjung dapat mengakses formulir melalui tautan bit.ly/refund-reschedule-karhutla-semeru atau melalui tautan yang tersedia di bio Instagram resmi @bbtnbromotenggersemeru.

Berikut langkah-langkah pengajuannya:

1. Buka tautan formulir refund dan reschedule.
2. Isi seluruh data sesuai petunjuk yang tersedia.
3. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan booking awal.
4. Unggah bukti transfer yang valid dan dapat terbaca dengan jelas.
5. Kirim formulir dan tunggu proses verifikasi.
6. Pengajuan akan dikonfirmasi melalui WhatsApp atau email.

Dengan adanya pilihan refund dan reschedule ini, calon pendaki yang terdampak penutupan tidak perlu khawatir kehilangan dana maupun kesempatan untuk melakukan pendakian di kemudian hari.
Pengunjung disarankan mencermati seluruh ketentuan sebelum menentukan pilihan. Terutama terkait batas waktu pengajuan, kesesuaian data peserta, serta konsekuensi apabila memilih reschedule tetapi ada anggota yang tidak dapat mengikuti jadwal baru. (fyi/but)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.