Gebyar UMKM 2026 di Sidoarjo, 30 Stan Produk Lokal Ramaikan Ramayana Ciplaz
Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo gencar mempromosikan produk-produk UMKM lokal. Salah satunya dengan menggelar Gebyar UMKM 2026 di area parkir Mall Ramayana Ciplaz Sidoarjo.
Sebanyak 30 stan produk-produk UMKM unggulan hadir dalam kegiatan yang diinisiasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo tersebut. Selain produk kerajinan, terdapat produk makanan dan minuman dari UMKM Sidoarjo.
Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana membuka Gebyar UMKM 2026. Dia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar tempat pameran atau berjualan. Namun, menjadi ruang UMKM Sidoarjo untuk semakin dikenal, berkembang, dan naik kelas.
“UMKM bukan hanya persoalan penjualan, tetapi di dalamnya ada perjuangan, ada kreativitas, dan harapan keluarga untuk bisa lebih sejahtera,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026).
Hj. Mimik mengajak masyarakat untuk mencintai produk-produk UMKM lokal. Salah satu wujudnya dengan membeli produk-produk UMKM buatan warga Sidoarjo.
“Dengan membeli produk-produk UMKM Sidoarjo membantu menggerakkan ekonomi dan mewujudkan Sidoarjo yang semakin sejahtera,” terangnya.
Wabup juga berpesan kepada para pelaku UMKM Sidoarjo untuk terus bersemangat dalam berinovasi. Selain itu, ia meminta untuk lebih sering mempromosikan produk-produknya di media sosial.
“Zaman sudah berubah. Jangan hanya bagus produknya, tetapi promosinya juga harus lebih kreatif,” pesannya.
Pemkab Sidoarjo, kata Mimik, akan terus mendorong UMKM Sidoarjo naik kelas. Pelatihan dan pendampingan terus dilakukan. Akses pemasaran juga akan diberikan kepada para pelaku UMKM Sidoarjo.
“Mudah-mudahan Gebyar UMKM ini menjadi salah satu terobosan untuk mendorong UMKM Sidoarjo naik kelas,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo H. Chudori mengatakan, Gebyar UMKM dilaksanakan sebagai sarana promosi produk-produk unggulan UMKM Sidoarjo. Selain itu, sebagai upaya untuk perluasan jejaring pemasaran dan penguatan kolaborasi antara pelaku usaha.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk unggulan usaha mikro kepada masyarakat luas dan meningkatkan omzet dan peluang pemasaran produk-produk usaha mikro,” jelas Chudori. (isa/kun)
Link informasi : Sumber