Tebasaki hingga Kishimen, Kuliner Nagoya Siap Disajikan untuk Atlet Asian Games 2026
Surabaya (beritajatim.com) – Atlet dari 45 negara dan wilayah peserta Asian Games ke-20 di Aichi-Nagoya, Jepang, bakal mendapat pengalaman berbeda selama berlaga. Selain bertanding, mereka akan diajak mencicipi cita rasa khas Nagoya melalui hidangan yang disiapkan di kampung atlet.
Panitia Aichi-Nagoya Asian Games Organising Committee (AINAGOC) menyiapkan ruang makan atlet di Garden Pier, Nagoya Port, yang menyajikan beragam kuliner lokal berdampingan dengan menu internasional.
Salah satu sajian yang akan diperkenalkan adalah Nagoya Meshi, sebutan untuk ragam kuliner khas Kota Nagoya dan Prefektur Aichi yang telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat setempat.
Beberapa kuliner khas yang akan tersedia antara lain tebasaki atau sayap ayam goreng khas Nagoya dengan cita rasa pedas, serta kishimen, mi pipih tradisional yang menjadi salah satu makanan populer di wilayah tersebut.
Menu lokal itu akan tersedia setiap hari sehingga para atlet dari 45 negara dan wilayah memiliki kesempatan untuk mengenal kuliner Nagoya selama mengikuti Asian Games.
“Ruang makan ini menawarkan beragam menu yang menggabungkan Nagoya Meshi dan produk pertanian yang diproduksi di Aichi, serta tidak hanya melayani kebutuhan makanan halal dan vegan,” kata AINAGOC dalam laman resminya, Minggu (30/8/2026).
Panitia memastikan kebutuhan nutrisi dan kondisi fisik atlet tetap menjadi perhatian utama. Selain kuliner khas daerah, tersedia pula pilihan makanan internasional serta menu yang disesuaikan dengan kebutuhan diet halal dan vegan.
Sebanyak 35 jenis hidangan akan disajikan di ruang makan kampung atlet yang berada di kawasan Port of Nagoya Garden Pier. Variasi menu tersebut dirancang untuk membantu menjaga kondisi fisik atlet sekaligus mendukung pemulihan setelah menjalani aktivitas dan pertandingan.
AINAGOC mengatakan para koki dan staf yang bertugas mengedepankan prinsip mendukung performa terbaik atlet sekaligus memperkenalkan daya tarik Aichi dan Nagoya melalui makanan.
Pengelolaan keamanan pangan juga menjadi perhatian panitia. AINAGOC memastikan para atlet akan mendapatkan pelayanan dengan standar keselamatan yang ketat serta keramahan selama berada di ruang makan.
“Para koki dan staf, yang mengutamakan ‘mendukung performa terbaik’ dan ‘menyampaikan pesona Aichi dan Nagoya melalui makanan’, menerapkan manajemen keselamatan secara menyeluruh serta memberikan keramahan dengan senyuman,” ujar AINAGOC.
Panitia berharap asupan makanan yang cukup dapat membantu para atlet tampil maksimal di setiap arena pertandingan.
“Kami tidak sabar menyaksikan penampilan luar biasa para atlet yang mendapatkan energi melimpah dari makanan ini di setiap venue pertandingan,” kata AINAGOC. (faw/aje)
Link informasi : Sumber