Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke 3 Desa Terdampak Kekeringan

0

Ringkasan Berita:

  • Polres Gresik menyalurkan bantuan air bersih ke tiga desa di Kecamatan Balongpanggang.
  • Bantuan diberikan untuk warga Desa Wahas, Ganggang, dan Pacuh yang terdampak kekeringan.
  • Personel kepolisian turut membantu proses pengisian air agar penyaluran berjalan lancar.
  • Warga berharap bantuan air bersih kembali disalurkan selama musim kemarau.

Gresik (beritajatim.com) – Suara air yang mengalir dari selang tangki terdengar di tengah permukiman warga. Satu per satu jeriken, ember, dan wadah penampungan mulai terisi. Warga yang sejak pagi menunggu bantuan pun terlihat lega.

Bagi masyarakat Desa Wahas, Ganggang, dan Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Saat kemarau datang, ketersediaannya menjadi persoalan yang harus mereka hadapi bersama.

Kondisi itu pula yang membuat kedatangan armada tangki air Polres Gresik disambut antusias warga.

Melalui kegiatan sosial, jajaran kepolisian menyalurkan bantuan air bersih ke tiga desa yang terdampak kekeringan tersebut.

Sejumlah personel kepolisian bergerak mendatangi lokasi. Air kemudian disalurkan ke berbagai wadah penampungan yang telah disiapkan warga.

Antrean warga berlangsung tertib. Ada yang membawa jeriken, ember hingga wadah berukuran lebih besar. Mereka memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama pasokan air masih terbatas.

“Alhamdulillah ada dropping air bersih bisa membantu kebutuhan sehari-hari saat musim kemarau,” kata Juwari (58), warga Desa Wahas, Kamis (3/9/2026).

Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto mengatakan, beberapa personel gabungan juga ikut turun ke lapangan. Mereka berasal dari Anggota Kamsel Satlantas, Bhabinkamtibmas Polsek Balongpanggang, serta Anggota Satlantas Polres Gresik.

“Kehadiran polisi tidak hanya sebatas mendistribusikan air. Personel turut membantu warga selama proses pengisian berlangsung agar pembagian bantuan berjalan lancar,” katanya.

Di tengah teriknya musim kemarau, bantuan tersebut setidaknya memberikan sedikit kelonggaran bagi warga. Persediaan air yang sebelumnya harus dihemat kini bisa kembali digunakan untuk kebutuhan penting.

Warga pun berharap bantuan serupa tidak berhenti pada satu kali penyaluran. Sebab, selama hujan belum turun dan sumber air belum kembali normal, kebutuhan air bersih tetap menjadi persoalan.

“Harapan kami kalau bisa bantuan air bersih kembali disalurkan,” ungkap Karsono, warga Desa Ganggang.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Kegiatan ini bertujuan agar dapat memberikan manfaat langsung dan membantu warga masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya di tengah kondisi musim kemarau saat ini,” ujar Ramadhan.

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak dapat ditunda. Karena itu, kepolisian berupaya hadir memberikan bantuan di wilayah yang masyarakatnya membutuhkan.

Air yang disalurkan diharapkan bisa membantu kebutuhan domestik warga, mulai dari memasak, minum hingga keperluan rumah tangga lainnya.

“Diharapkan bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan harian warga, baik untuk memasak, minum, maupun keperluan rumah tangga lainnya. Polres Gresik akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun,” pungkasnya. [dny/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.