HUT ke-28, IJTI Pantura Raya Salurkan 30.000 Liter Air Bersih ke Grabagan Tuban
Ringkasan Berita:
- IJTI Korda Pantura Raya menyalurkan 30.000 liter air bersih ke wilayah Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.
- Aksi sosial tersebut digelar dalam rangka HUT ke-28 IJTI dan menyasar Desa Grabagan serta Desa Gesikan.
- Kegiatan dilakukan bersama Pemkab Tuban, Polresta Tuban, Kodim 0811 Tuban, dan Perumda Air Minum Tirta Lestari.
- Sebanyak enam tangki dikirim ke warga, terdiri dari empat truk bantuan Perumda dan dua tangki dukungan Kodim 0811.
Tuban (beritajatim.com) – Dalam rangka HUT ke-28, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya menggelar aksi sosial dropping air sebanyak 30.000 liter ke wilayah Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.
Dalam pelaksanaannya, IJTI berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tuban, Polresta Tuban, Kodim 0811 Tuban, serta Perumda Air Minum Tirta Lestari Kabupaten Tuban.
Pemberangkatan dropping air dimulai dari Makodim 0811 Tuban. Bersama Ketua dan Pengurus IJTI, hadir Kapolresta Tuban Kombespol Jazuli Dani Iriawan, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, perwakilan Dinas Kominfo-SP Tuban, serta perwakilan Perumda Air Minum Tirta Lestari.
Ketua IJTI Korda Pantura Raya Moh. Mahrus menyampaikan, dropping air dipilih sebagai rangkaian HUT ke-28 IJTI untuk warga Desa Grabagan dan Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban yang membutuhkan air bersih karena memasuki musim kemarau.
“Selain di wilayah Tuban, kami juga akan menyalurkan air bersih di Bojonegoro sebanyak 16.000 liter air,” ujar Mahrus, Kamis (3/9/2026).
Selain itu, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala di beberapa wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam aksi dropping air.
“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang bergandengan tangan menyukseskan aksi sosial dropping air kali ini. Semoga kolaborasi baik ini tidak putus,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu warga Grabagan, Jumiatin (38), berterima kasih kepada IJTI dan instansi terkait yang telah mengirim air bersih kepada warga. Di musim kemarau, ketersediaan air sangat penting untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.
“Selain untuk mencuci, air bersih juga kami pakai untuk memberi minum hewan ternak,” kata Jumiatin.
Selain menunggu dropping air, warga selama ini juga sering membeli air tangki hingga toren. Biayanya tidak murah, mulai Rp80.000 hingga Rp160.000 sekali pengiriman.
“Semoga kemarau tahun ini tidak panjang, agar tidak sering membeli air,” tambahnya.
Dandim 0811 Tuban Letkol Galih Sakti Pramudyo dan Kapolresta Tuban Kombespol Jazuli Dani Iriawan sama-sama mendoakan IJTI agar tetap solid dan terus menebar manfaat kepada semua pihak. Keduanya juga berkomitmen agar kolaborasi ini berlanjut.
Sesuai rencana, ada enam tangki air yang dikirim kepada warga Kecamatan Grabagan yang membutuhkan. Rinciannya, empat truk air bantuan dari Perumda Air Minum Tirta Lestari dan dua tangki dukungan dari Kodim 0811. [dya/beq]
Link informasi : Sumber