Bupati Fawait: Gerak Jalan Tajemtra 2026 Terbesar Sepanjang Sejarah

0

Jember (beritajatim.com) – Gerak jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 adalah perhelatan terbesar sepanjang sejarah kegiatan tersebut.

Kurang lebih 26 ribu orang berjalan kaki sejauh 30 kilometer dari alun-alun Kecamatan Tanggul hungga Alun-Alun Jember Nusantara, Sabtu (5/9/2026).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Jember Regar Jeane Dealen Nangka mengatakan, Tajemtra 2026 memiliki jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya. “Sebelumnya belum pernah ada yang di atas 20 ribu,” katanya.

Dalam pidato pembukaan di alun-alun Tanggul, Bupati Muhammad Fawait mengingatkan kembali filosofi Tajemtra. “Filosofinya adalah gotong-royong. Kalau ada yang semaput, harus saling bantu,” katanya.

Menurut Fawait, Tajemtra adalah kerja kolektif banyak orang. “Terima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya,” katanya.

Beberapa jam sebelum penyelenggaraan Tajemtra, Fawait sempat harus dirawat dan diinfus karena sedang tidak sehat. Dokter melarangnya hadir dan ikut serta berjalan kaki.

“Tadi saya masih diinfus. Saya bilang saya enggak mungkin tidak membersamai orang-orang dan masyarakat Jember. Dari kecamatan, dari puskesmas, dari sekolah, dari rumah sakit. Dari Laskar Selawat dan dari semuanya,” kata Fawait.

Fawait kemudian menyemangati peserta untuk berjalan bersama-sama. “Kita jalan bareng-bareng dari sini ya. Berikhtiar sampai Alun-alun Jember. Soal nasib wallahu a’lam,” katanya tertawa.

Charles Meikyansah, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jember-Lumajang, menyebut seluruh peserta Tajemtra menjadi saksi sejarah bersatunya Jember untuk menjadi lebih baik.

Regar Jeane menyebut Tajemtra sport tourism. “Harapan kami ini bisa berdampak terhadap perekonomian di Jember, ketika banyak orang berkumpul dan bertransaksi,” katanya.

Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan bersinergi mengamankan acara. Menurut Regar, ada 500 personel kepolisian yang terjun ke lapangan. “Harapan kami di Tajemtra, peserta bisa berolahraga jalan kaki sejauh 30 kilometer dengan nyaman,” katanya.

Panitia menyiapkan 50 unit ambulans yang ditempatkan sepanjang jalur perjalanan. “Begitu juga mobil homecare. Artinya tidak usah khawatir. Teman-teman Palang Merah Indonesia juga berpartisipasi,” kata Regar.

Selain itu, Pemkab Jember menyiapkan 29 grup drum band yang dtempatkan masing-masing di setiap satu kilometer sepanjang rute perjalanan. “Ini sesuatu yang baru,” kata Regar. [wir/ted]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.