Antisipasi Kemacetan Pawai Mojobangkit, KAI Minta Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Mojokerto
Mojokerto (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengingatkan pelanggan yang akan berangkat dari Stasiun Mojokerto pada Sabtu (27/6/2026) agar mengalokasikan waktu perjalanan lebih awal. Imbauan ini disampaikan karena adanya Pawai Kebudayaan Mojobangkit.
Event tahunan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mojokerto tersebut diperkirakan menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju stasiun. Hal ini karena depan Stasiun Mojokerto menjadi rute Pawai Kebudayaan Mojobangkit, mulai dari Alun-alun Wiraraja hingga Balai Kota Mojokerto.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan kepadatan kendaraan berpotensi terjadi seiring penyelenggaraan pawai dalam rangka Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi waktu tempuh pelanggan menuju Stasiun Mojokerto.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan yang akan berangkat dari Stasiun Mojokerto untuk merencanakan waktu perjalanan dengan baik menuju stasiun. Kepadatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi selama pelaksanaan Pawai Kebudayaan Mojobangkit dapat memengaruhi waktu tempuh,” ungkapnya, Jumat (26/6/2026).
Dengan mengalokasikan waktu perjalanan lebih awal, lanjutnya, pelanggan dapat melakukan proses boarding dengan nyaman dan terhindar dari risiko tertinggal kereta api. Mahendro menjelaskan, Pawai Kebudayaan Mojobangkit dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Rute pawai melintasi Sky Walk Alun-alun Kota Mojokerto, Jalan Mojopahit, Jalan Bhayangkara, hingga depan Balai Kota Mojokerto dengan melibatkan sekitar 1.080 peserta. Peserta pawai terdiri atas Drumband Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), pelajar, kelompok seni, hingga masyarakat.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif menuju stasiun apabila diperlukan. Selain itu, pelanggan diminta sudah berada di stasiun paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan agar proses boarding berlangsung lancar.
“KAI mendukung penyelenggaraan Pawai Kebudayaan Mojobangkit sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata Kota Mojokerto. Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan waktu perjalanan dengan baik, memperhitungkan kondisi lalu lintas, memanfaatkan jalur alternatif apabila diperlukan,” katanya.
KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau agar pelanggan hadir di stasiun paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Selain mengantisipasi kemacetan, KAI Daop 8 Surabaya juga mengingatkan pelanggan untuk mengecek kembali jadwal keberangkatan kereta, menyiapkan tiket dan identitas sebelum menuju stasiun.
Serta memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memperoleh informasi perjalanan secara real time. Dengan langkah antisipatif tersebut, KAI Daop 8 Surabaya berharap seluruh pelanggan tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu meski di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto. [tin/kun]
Link informasi : Sumber