Dua Titik Karhutla di Pegunungan Argopuro Bondowoso, 8 Hektare Lahan Terbakar
Bondowoso (beritajatim.com) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di dua titik di Kabupaten Bondowoso dalam rentang waktu berdekatan.
Total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 8 hektare, meliputi kawasan pegunungan Argopuro di Kecamatan Maesan dan lahan jati milik Perhutani di Kecamatan Grujugan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan petugas melakukan pemantauan dan penanganan di kedua lokasi untuk mencegah kebakaran meluas.
“Petugas sudah melakukan asesmen di kedua lokasi. Kami juga berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat untuk memantau perkembangan api serta mengantisipasi agar kebakaran tidak merembet ke permukiman,” kata Kristianto, Jumat (16/10/2026) pagi.
Kebakaran pertama terjadi di Petak 39 D, kawasan pegunungan Argopuro, Dusun Barat Gunung, Desa Tanahwulan, Kecamatan Maesan, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan pembaruan laporan BPBD pada Kamis (15/10/2026), luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 6 hektare. Tim BPBD bersama Koramil Maesan, Polsek Maesan, KRPH Tanahwulan, dan warga setempat melakukan pemantauan di sekitar lokasi.
Penanganan menghadapi kendala berupa medan yang terjal dan jaringan komunikasi yang terbatas. Meski demikian, berdasarkan informasi sementara BPBD, titik api masih jauh dari permukiman warga. Masyarakat juga membantu melakukan pengawasan dari titik terdekat yang dapat dijangkau.
“Medan yang terjal dan keterbatasan jaringan komunikasi menjadi kendala petugas di lapangan. Karena itu, pemantauan dilakukan dari titik yang bisa dijangkau dengan tetap memperhatikan keselamatan personel,” ujar Kristianto.
Kebakaran kedua terjadi di lahan jati milik Perhutani di Dusun Pasnan Timur, RT 55/RW 07, Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
BPBD menerima laporan masyarakat pada pukul 02.10 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD kemudian menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pemadaman.
Petugas menggunakan peralatan berupa gepyok, sprayer, dan mesin Sanchin untuk memadamkan api. Upaya tersebut berhasil. Api dinyatakan padam pada pukul 03.06 WIB.
Luas lahan jati yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare. BPBD menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Adapun penyebab kebakaran masih belum diketahui.
“Untuk kebakaran di Desa Taman, api berhasil dipadamkan pada pukul 03.06 WIB. Tidak ada korban jiwa, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Kristianto.
BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan segera melaporkan kejadian serupa kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (awi/ted)
Link informasi : Sumber