Excavator Melintas di Jalan Kota Bojonegoro, Warganet Soroti Kerusakan Aspal

0

Bojonegoro (beritajatim.com) – Aktivitas alat berat jenis eksavator (excavator) yang melintas langsung di atas badan jalan raya kawasan perkotaan Bojonegoro menuai sorotan tajam dari warganet. Video aksi tersebut beredar luas di media sosial dan memicu perdebatan terkait prosedur mobilisasi serta potensi kerusakan fasilitas aspal jalan.

Berdasarkan pantauan, Minggu (1/11/2026), unggahan video yang dibagikan melalui akun Instagram @infobojonegoro tersebut telah disukai lebih dari 560 pengguna serta dibanjiri puluhan komentar warganet yang menyayangkan tindakan tersebut.

Sejumlah netizen mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) pemindahan alat berat yang tidak menggunakan kendaraan pengangkut khusus (lowbed trailer).

Salah satu komentar datang dari akun @agun_n_pratama yang menilai mobilisasi alat berat dengan cara digerakkan langsung di jalan umum merupakan pelanggaran aturan keselamatan.

“Tidak boleh eksavator jalan atau rolling di jalan umum. Di proyek ada namanya dana mobilisasi dan demobilisasi. Seharusnya menggunakan lowbed trailer,” tulisnya dalam kolom komentar.

Kritik senada juga dilayangkan oleh akun @naufalpesdo yang khawatir lintasan rantai besi (track) alat berat dapat merusak struktur keawetan aspal jalan perkotaan.

Foto BeritaJatim.com
Excavator saat melintasi jalan perkotaan Bojonegoro (foto:ist)

Penjelasan Resmi DPUBMPR Bojonegoro

Menanggapi polemik tersebut, akun Instagram resmi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) Kabupaten Bojonegoro memberikan klarifikasi melalui kolom komentar.

Pihak dinas menyatakan telah berkoordinasi dengan UPT Bina Marga Provinsi terkait pelaksanaan proyek di lapangan. Dijelaskan bahwa saat ini tengah berlangsung pekerjaan rekonstruksi dan pelapisan ulang aspal (overlay) mulai dari Jalan Basuki Rahmad hingga Jalan Sawunggaling.

Dalam keterangannya, DPUBMPR menyebutkan bahwa perpindahan alat berat yang berjarak dekat tidak menggunakan truk pengangkut (self loader truck). Kendati demikian, pemerintah memastikan seluruh ruas Jalan Basuki Rahmad yang terdampak nantinya akan kembali diperhalus melalui pekerjaan overlay.

“Kami terus berkoordinasi dengan UPT Bina Marga Provinsi terkait metode pelaksanaan di lapangan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung,” tulis akun resmi DPUBMPR Bojonegoro. [fif/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.