G-KAMP 2026 Garuda Keadilan Jatim Himpun 135 Pemuda, Perkuat Kepemimpinan dan Kolaborasi
Ringkasan Berita
- Sebanyak 135 pemuda dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur mengikuti G-KAMP 2026 Garuda Keadilan di Wisata Coban Rondo, Pujon, Kabupaten Malang, pada 17–18 Oktober 2026.
- Pengusung tema ‘Pewaris Bangsa, Perintis Karya’, kegiatan ini berfokus pada penguatan karakter, kepemimpinan, kolaborasi, dan kontribusi nyata generasi muda.
- Ketua DPD PKS Kota Malang, M Syaiful Ali Fatah, mendorong pemuda untuk terus belajar, membangun jejaring positif, dan mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa.
Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 135 pemuda dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur mengikuti G-KAMP 2026 Garuda Keadilan se-Jawa Timur yang digelar di Wisata Coban Rondo, Pujon, Kabupaten Malang, pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026). Kegiatan selama dua hari ini mengusung tema ‘Pewaris Bangsa, Perintis Karya’.
Peserta G-KAMP 2026 tidak hanya berasal dari Malang Raya, tetapi juga dari Surabaya, Probolinggo, Sidoarjo, Gresik, Lumajang, Sumenep, serta sejumlah kota dan kabupaten lainnya di Jawa Timur.
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat karakter, mengasah jiwa kepemimpinan, dan meneguhkan komitmen dalam menghasilkan karya nyata bagi masyarakat.
Ketua DPD PKS Kota Malang, M Syaiful Ali Fatah, menilai antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan semangat generasi muda untuk tumbuh bersama, membangun kolaborasi, dan mengambil peran dalam menyongsong masa depan bangsa.
Menurut Syaiful, pertemuan lintas daerah ini juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menyatukan semangat, serta membangun jejaring positif di antara pemuda yang ingin terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya.
“Pemuda bukan sekadar pewaris bangsa, tetapi juga perintis kebaikan yang menentukan arah masa depan. Sejarah telah berulang kali membuktikan besarnya peran generasi muda, mulai dari zaman kenabian hingga perjuangan kemerdekaan Indonesia,” kata Syaiful.
Ia menyebut peristiwa Sumpah Pemuda dan Rengasdengklok sebagai catatan penting mengenai keberanian anak muda dalam mengambil keputusan, menyatukan tekad, dan mendorong perubahan besar bagi bangsa. Semangat tersebut dinilai tetap relevan dan dibutuhkan oleh generasi muda di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Tantangan zaman boleh berubah, tetapi peran strategis pemuda dalam pembangunan dan kemajuan bangsa akan selalu dibutuhkan,” ujar Syaiful.
Dalam kesempatan tersebut, Syaiful mengajak para peserta untuk terus menjaga semangat, tidak berhenti belajar, memilih lingkungan pergaulan yang baik, membangun kolaborasi, dan berani menghasilkan karya.
Ia berharap Garuda Keadilan dapat menjadi komunitas kebaikan yang mendorong lahirnya generasi muda Jawa Timur dengan cita-cita besar sekaligus kesiapan untuk menjadi calon pemimpin dan pewaris peradaban yang gemilang.
“Sebab, masa depan yang hebat tidak cukup hanya diimpikan, tetapi harus dipersiapkan dan diperjuangkan sejak hari ini. G-KAMP 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar pertemuan pemuda. Kegiatan ini menjadi titik temu gagasan, semangat, dan potensi yang dapat dikembangkan menjadi gerakan kebaikan yang berkelanjutan,” tutur Syaiful.
Melalui G-KAMP 2026, Garuda Keadilan se-Jawa Timur diharapkan mampu memperkuat sinergi antarpemuda lintas daerah sekaligus mendorong tumbuhnya inisiatif positif yang berdampak bagi masyarakat.
Dengan semangat ‘Pewaris Bangsa, Perintis Karya’, kegiatan ini menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menerjemahkan gagasan menjadi kontribusi nyata bagi bangsa. [luc/suf]
Link informasi : Sumber