Gudang Ban Bekas di Mojokerto Terbakar, Api Membesar dan Asap Hitam Pekat
Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran melanda gudang ban bekas milik CV Laju Jaya Abadi di Jalan Raya Domas KM 3, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Api membakar tumpukan ban bekas di bagian belakang gudang hingga membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam pekat.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar karena material yang terbakar berupa tumpukan ban bekas. Sementara itu, lokasi kebakaran menjadi pusat perhatian warga yang penasaran. Masyarakat terlihat memadati jalan di depan gudang.
Sisi bangunan, hingga area di dalam lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Sejumlah mobil pemadam kebakaran hilir mudik menuju lokasi. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto bersama petugas pemadam dari sejumlah pabrik di sekitar lokasi berjibaku untuk menjinakkan kobaran api.
Pihak manajemen gudang juga mendatangkan alat berat untuk mengurai tumpukan ban bekas. Langkah tersebut dilakukan agar material yang terbakar dapat dipisahkan sehingga membantu proses pemadaman dan mencegah api merambat lebih luas.
Security gudang CV Laju Jaya Abadi, Sofii mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah melihat kepulan asap dari area gudang yang ada di bagian belakang. Tak berselang lama, api terlihat membesar dan merambat dengan cepat. Asap hitam pekat membumbung ke langit.
“Saya tahunya tiba-tiba ada asap. Tidak lama, api dengan cepat merambat dan besar karena yang terbakar ban. Saya kan ada di depan, jaga. Dugaan api dari dalam gudang sendiri karena terdapat pagar. Titik kebakaran berada di bagian belakang gudang,” ungkapnya, Kamis (22/10/2026).
Ia menduga api berasal dari area dalam gudang, tetapi tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Saat kebakaran terjadi, Sofii mengaku sedang berjaga di bagian depan pabrik. Ia tidak mengetahui secara pasti apakah masih ada pekerja di dalam area gudang ketika api mulai muncul.
“Kurang tahu kalau soal ada yang membakar atau tidak, tetapi yang jelas dari dalam. Sampai sekarang masih besar apinya. Sudah ada empat mobil damkar di dalam dan masih ada damkar lain yang menuju lokasi kebakaran,” katanya.
Ia melihat sedikitnya empat mobil pemadam kebakaran telah berada di dalam area gudang, sementara unit lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi. Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung. Penyebab pasti kebakaran serta total kerugian akibat peristiwa tersebut belum diketahui. [tin/ian]
Link informasi : Sumber