Gudang Rosok di Karas Magetan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

0

Magetan (beritajatim.com) – Gudang barang bekas atau rosok milik Winarti di Desa Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, terbakar pada Minggu (20/9/2026) dini hari. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta, sementara tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magetan mengerahkan empat unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran gudang rosok yang berada di RT 12/RW 02, Desa Jungke. Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 02.55 WIB melalui sambungan telepon WhatsApp dari warga yang membutuhkan bantuan pemadaman.

Kasi Pemadaman Damkar Magetan, Sofyan Dwi Erwanto, menyampaikan bahwa petugas segera melakukan penanganan setelah menerima laporan kebakaran. Regu yang dikerahkan terdiri dari Regu 2 dan 3, serta personel tambahan bernama Ilham, Yogi, dan Dovi.

Petugas Tiba di Lokasi Enam Menit Setelah Laporan

Berdasarkan laporan penanganan kebakaran Damkar Magetan, empat unit kendaraan pemadam diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di gudang rosok milik Win pada pukul 03.06 WIB, atau sekitar 11 menit setelah laporan diterima.

Penanganan yang dilakukan meliputi pemadaman dan pembasahan gudang rosok. Pembasahan menjadi bagian penting dalam proses penanganan kebakaran karena dilakukan untuk membantu mendinginkan area terdampak serta mengurangi risiko munculnya kembali titik api.

Setelah tiba di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan size up atau penilaian awal terhadap kondisi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui situasi di area terdampak sebelum melanjutkan tindakan pemadaman dan pendinginan.

Dalam laporan yang disampaikan, Damkar Magetan mencatat bahwa dugaan penyebab kebakaran adalah aktivitas membakar sampah. Namun, data laporan tidak merinci jenis sampah yang dibakar, bagaimana api menyebar ke gudang, maupun kronologi awal munculnya kebakaran.

Damkar Lakukan Pengecekan Titik Api dan Pendinginan

Sofyan Dwi Erwanto menjelaskan tahapan penanganan yang dilakukan petugas setelah sampai di lokasi kebakaran. Petugas tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memastikan kondisi area yang terbakar melalui pengecekan dan pendinginan.

“Setelah dilakukan size up, hal pertama yang dilakukan pengecekan pada area yg terbakar apakah masih ada titik api dilanjutkan melakukan pendinginan pada area yg terbakar,” demikian keterangan Kasi Pemadaman Damkar Magetan, Sofyan Dwi Erwanto, dalam laporan kebakaran.

Pengecekan terhadap titik api diperlukan untuk memastikan tidak terdapat bagian yang masih berpotensi memicu kebakaran lanjutan. Sementara itu, proses pendinginan dilakukan pada area yang telah terbakar sebagai bagian dari penanganan setelah api dipadamkan.

Kebakaran gudang rosok memiliki potensi penanganan yang kompleks karena material yang tersimpan dapat berupa berbagai jenis barang bekas, termasuk bahan yang mudah terbakar. Kendati demikian, laporan Damkar Magetan tidak menjelaskan secara rinci material yang berada di dalam gudang milik Win maupun tingkat kerusakan bangunan akibat kebakaran.

Kerugian Material Ditaksir Rp100 Juta

Dari kejadian tersebut, pemilik gudang rosok diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp100 juta. Nilai kerugian itu tercantum dalam laporan kebakaran Damkar Magetan, sedangkan rincian aset atau barang yang terbakar belum disampaikan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam insiden kebakaran tersebut. Penanganan oleh petugas Damkar dilakukan setelah adanya laporan warga melalui WhatsApp pada dini hari.

Kejadian ini juga menjadi pengingat terhadap potensi risiko kebakaran dari aktivitas membakar sampah, khususnya di sekitar tempat penyimpanan barang bekas. Pengelolaan sampah dan aktivitas pembakaran perlu dilakukan secara hati-hati agar api tidak merambat ke bangunan atau material yang mudah terbakar.

Damkar Magetan melalui personel yang dikerahkan melaksanakan penanganan berupa pemadaman dan pembasahan di lokasi gudang rosok. Informasi mengenai tindak lanjut pemeriksaan penyebab kebakaran, tingkat kerusakan bangunan, serta rincian kerugian lebih lanjut belum tercantum dalam laporan yang disampaikan.

Penanganan kebakaran di Desa Jungke, Kecamatan Karas, tersebut menjadi bagian dari respons petugas Damkar Magetan terhadap laporan keadaan darurat yang disampaikan masyarakat. Pemantauan kondisi pascakebakaran dan kewaspadaan terhadap potensi munculnya kembali titik api tetap menjadi aspek penting dalam memastikan lokasi aman setelah proses pemadaman dan pendinginan. [fiq/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.