Hari Ketiga Pencarian, Nelayan Pacitan Hilang di Perairan Ngadirojo Ditemukan Meninggal
Pacitan (beritajatim.com) – Pencarian dua nelayan asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, yang hilang saat melaut di perairan Ngadirojo akhirnya membuahkan hasil.
Pada Kamis (15/10/2026) malam, tim SAR gabungan berhasil menemukan Mislan, 66, dalam kondisi meninggal dunia di perairan Samudra Hindia, sekitar 1,5 mil laut dari bibir Pantai Tawang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo.
Korban pertama kali ditemukan oleh Hendik Pratama, seorang nelayan, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, Hendik yang sedang melaut melihat sesosok jenazah di perairan tersebut. Karena berada seorang diri dan tidak membawa alat komunikasi, ia memutuskan kembali ke Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang untuk meminta bantuan tim Basarnas dan nelayan setempat.
Komandan Tim Basarnas Trenggalek, Muhammad Jazuli Prasetyo, mengatakan tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi penemuan tersebut.
“Setelah menerima informasi dari nelayan, tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian dan evakuasi terhadap korban,” ujarnya saat dihubungi beritajatim Kamis (15/10/2026).
Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Arus laut yang cukup deras serta posisi jenazah yang belum diketahui secara pasti menjadi kendala bagi tim di lapangan.
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah sekitar pukul 19.29 WIB. Korban kemudian dievakuasi ke perahu tim pencarian untuk dibawa menuju Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang.
Sekitar pukul 20.00 WIB, jenazah tiba di dermaga. Petugas medis Puskesmas Ngadirojo bersama Unit Identifikasi Polres Pacitan kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan identitas korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pencocokan ciri-ciri, jenazah dipastikan merupakan Mislan, nelayan asal Dusun Meling, Desa Jetak, Kecamatan Tulakan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Meski satu korban telah ditemukan, operasi pencarian belum berakhir. Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan satu nelayan lainnya, Budianto, yang hingga Kamis malam belum diketahui keberadaannya.
Jazuli menegaskan, upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, serta perkembangan informasi dari nelayan setempat.
“Tim SAR gabungan berencana memperluas area pencarian satu korban lainnya,” katanya. (tri/ted)
Link informasi : Sumber