HUT ke-25 Demokrat, DPC Madiun Gelar Donor Darah untuk Bantu Stok PMI

0

Ringkasan Berita:

  • DPC Partai Demokrat Kabupaten Madiun menggelar donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25.
  • Sekitar 70 orang mendaftar sebagai calon pendonor, tetapi kelayakan donor tetap ditentukan melalui pemeriksaan kesehatan.
  • Rangkaian kegiatan sejak awal September mencakup kegiatan keagamaan, sosial, dan kemanusiaan.
  • Darah yang berhasil dikumpulkan diserahkan kepada PMI Kabupaten Madiun untuk membantu memenuhi kebutuhan pasien.

Madiun (beritajatim.com) – Kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi menjadi alasan DPC Partai Demokrat Kabupaten Madiun menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-25 partai tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan yang telah berlangsung sejak awal September dan mencakup sejumlah agenda sosial serta kemanusiaan.

Ketua Panitia Kegiatan, Hari Puryadi, mengatakan peringatan HUT tahun ini tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Panitia membagi rangkaian acara ke dalam beberapa bidang, mulai dari keagamaan, sosial, hingga kemanusiaan.

“Rangkaian kegiatan HUT tahun ini kami bagi ke dalam beberapa aspek, mulai dari keagamaan, sosial, hingga kemanusiaan,” kata Hari, Sabtu (17/10/2026).

Pada bidang keagamaan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi kerja bakti di tempat ibadah, pengecatan, serta pembersihan makam. Sementara itu, agenda sosial diisi dengan sejumlah perlombaan yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa.

Donor darah menjadi kegiatan penutup rangkaian peringatan tersebut. Melalui kegiatan ini, panitia berupaya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi melalui layanan kesehatan.

Hari menjelaskan, antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 70 orang. Namun, tidak semua calon pendonor dapat mendonorkan darah karena harus memenuhi persyaratan medis yang ditetapkan petugas.

“ Ada syarat-syarat teknis medis yang harus dipenuhi, seperti interval waktu donor, kondisi tekanan darah atau tensi, serta kondisi fisik lainnya,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam proses donor darah untuk memastikan calon pendonor memenuhi ketentuan yang berlaku. Karena itu, jumlah pendaftar tidak selalu sama dengan jumlah orang yang akhirnya dapat mendonorkan darah.

Darah yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Madiun. Penyerahan itu ditujukan untuk membantu memenuhi persediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Hari berharap darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pasien yang memerlukan bantuan medis di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya.

“Harapan kami, darah yang terkumpul bisa bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan bantuan medis di wilayah setempat,” pungkasnya. [rbr/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.