Kebakaran di Jombang Hanguskan Dua Rumah dan Tempat Usaha, Pemadaman Berlangsung Hampir 4 Jam

0

Ringkasan Berita:

  • Kebakaran di Jombang: Dua rumah sekaligus tempat usaha kasur spons dan mebel di Desa Mancilan, Mojoagung, Jombang, terbakar pada Minggu petang.
  • Pemadaman hampir empat jam: Petugas damkar mengerahkan dua unit kendaraan pumper dan satu unit kendaraan suplai untuk menjinakkan api yang membakar material mudah terbakar.
  • Kerugian Rp800 juta: Tidak ada korban jiwa, tetapi istri salah satu pemilik mengalami syok dan harus dibawa ke PKU Muhammadiyah Mojoagung.

Jombang (beritajatim.com) – Kebakaran melanda dua rumah sekaligus tempat usaha kasur spons dan mebel di Dusun Bandaran, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu petang (25/10/2026). Insiden tersebut diduga dipicu korsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga menyambar tumpukan busa spons.

Kebakaran menghanguskan rumah milik Fatkhur (56), yang menjalankan usaha kasur spons, serta tempat usaha mebel milik Sampan (58). Keduanya diketahui merupakan saudara. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan beserta berbagai barang di dalamnya.

Asap hitam terlihat mengepul dari atap kedua rumah saat kebakaran terjadi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut bergegas meminta bantuan dan berupaya menyelamatkan barang-barang milik korban sebelum api semakin membesar.

Anggota Damkar Pos Mojoagung, Risdianto menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang kejadian itu. Warga melihat api dari rumah Fatkhur dan Sampan. Nah, di sela rumah tersebut terdapat tumpukan spons. Tentu saja, api cepat berkobar.

“Awalnya warga melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Namun kuatnya hembusan angin dan banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat api sulit dijinakkan. Warga kemudian melaporkan ke Damkar Pos Mojoagung,” kata Risdianto, Senin (26/20/2026).

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, banyaknya material yang mudah terbakar membuat proses penanganan berlangsung cukup sulit.

Sejumlah barang yang terbakar meliputi perabotan rumah tangga, satu unit sepeda motor, serta perlengkapan usaha seperti lem, spons kasur, tiner, dan kayu. Bangunan yang terdampak masing-masing berukuran sekitar 6 x 20 meter dan 5 x 15 meter.

Untuk mengatasi kebakaran, petugas mengerahkan dua unit kendaraan pemadam atau pumper dan satu unit kendaraan suplai air. Setelah berjibaku selama hampir empat jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, istri Fatkhur mengalami syok dan harus dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kebakaran tersebut, kedua pemilik rumah dan tempat usaha mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp800 juta. Seluruh bangunan dan sejumlah barang berharga serta perlengkapan usaha hangus terbakar.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting arus pendek listrik yang memicu percikan api dan menyambar material mudah terbakar. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. [suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.