Mobil Damkar Mogok Saat Gudang Plastik Terbakar di Jember

0

Jember (beritajatim.com) – Kebakaran gudang distributor plastik di Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (13/7/2026) dini hari, tidak bisa segera ditangani menyusul mogoknya mobil pemadam kebakaran di posko terdekat.

“Mobil yang terdekat di titik lokasi, Posko Rambipuji, mengalami trouble kurang lebih sudah dua hari ini,” kata Aris Setiawan, anggota Regu A Markas Komando Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkab Jember.

Alhasil kebakaran yang terjadi pada pukul 00.20 WIB ini harus ditangani tim dari Mako Damkar, di Jalan Danau Toba, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, yang berjarak kurang lebih 40 – 45 kilometer dan memakan waktu tempuh 35 menit.

Sesampainya di lokasi, petugas segera bekerja dengan bantuan warga yang begitu kebakaran terjadi sudah berusaha mengeluarkan barang-barang dari dalam gudang seluas 3.500 meter persegi. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 03.10 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun diperkirakan kebakaran menimbulkan kerugian sekitar Rp 300 juta. Penyebab kebakaran hingga berita ini ditulis masih belum diketahui.

Kebakaran bisa cepat tertangani jika saja mobil damkar di Rambipuji dalam kondisi siap pakai. Namun ini persoalan lama yang dihadapi unit pemadam kebakaran di Jember.

Setahun silam, tepatnya 16 April 2025 sore, sebuah mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemerintah Kabupaten Jember mogok, saat akan mengawal helikopter yang ditumpangi Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jendetal Nanang Avianto. Sebelumnya, pada 9 April 2025, mobil tersebut juga mogok saat hendak mengisi bahan bakar minyak.

Mobil damkar tersebut dibeli dengan APBD Jember 2014. “Itu mogok berkali-kali. Mobil unit kami dari dulu dipaksa bekerja terus untuk melayani masyarakat Jember. Jadi mohon doanya, agar kami bisa melayani masyarakat Jember secara maksimal dengan segala keterbatasan,” kata Humas Unit Pelaksana Teknis Damkar Jember Ferdy Eko Putra, diberitakan Beritajatim.com, 16 April 2025.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jember Bambang Rudianto mengatakan, dari lima unit mobil damkar, dua unit masih layak. “Yang tiga mulai uzur. Mobil terbaru pengadaan pada tahun 2014,” katanya, diberitakan Beritajatim.com, 26 Februari 2026.

Selain pembenahan kondisi mobil yang uzur, Jember memerlukan tambahan  tiga pos pemadam kebakaran baru. Saat ini Jember baru punya tiga pos dan satu markas komando yang berada di bawah Satuan Polisi Pamong Praja.

Selain di markas komando yang terletak di Jalan Danau Toba, Kecamatan Sumbersari, pos komamdo pemadam kebakaran juga terdapat di Kecamatan Kalisat, Rambipuji, dan Ambulu. Semuanya butuh perhatian.

“Idealnya kita harus tambah tiga lagi, untuk sektor timur itu di Mayang, sektor barat di Tanggul, dan sektor ujung selatan Kencong,” kata Bambang Rudianto, Kamis (26/2/2026).

Pembukaan posko baru membutuhkan tambahan mobil pemadam baru dan suplai airnya, serta mobil pertolongan atau penyelamatan. Pemkab Jember sudah mengajukan proposal permohonan bantuan kepada Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri dan Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat.

“Tahun ini kami mendapat tambahan satu unit mobil pemadam baru dengan kapasitas air empat ribu liter, harganya Rp 2 miliar,” kata Rudianto. [wir/ted]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.