Modus Haji dan Bansos, Komplotan Penipu Spesialis Lansia Dibekuk Polres Bojonegoro
Bojonegoro (beritajatim.com) – Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro berhasil membongkar aksi penipuan yang menyasar warga lanjut usia (lansia) di wilayah Kecamatan Sukosewu dan Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Para pelaku menjalankan aksinya dengan berpura-pura menawarkan bantuan sosial hingga janji pemberangkatan ibadah haji.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan lima tersangka yang terdiri dari pria dan wanita. Selain itu, petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa kwitansi pembelian emas, pakaian yang digunakan saat beraksi, telepon genggam, serta dua unit sepeda motor Honda Beat dan Yamaha NMax.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi didampingi Kasatreskrim AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan, para pelaku sengaja mengincar korban lansia karena dinilai mudah diperdaya.
Aksi pertama terjadi di Kecamatan Sukosewu. Pelaku mendatangi rumah korban dengan dalih memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta sekaligus menawarkan program pemberangkatan haji. Untuk proses pencairan bantuan, korban diminta menyerahkan perhiasan emas sebagai jaminan sementara.
“Korban percaya karena pelaku meyakinkan bahwa bantuan segera cair. Namun setelah emas diberikan, pelaku langsung pergi dan tidak kembali lagi,” terang Kapolres Afrian.
Tak hanya itu, komplotan tersebut juga menjalankan modus lain di wilayah Kecamatan Balen. Kali ini pelaku menyamar sebagai petugas kesehatan yang datang melakukan pemeriksaan kepada korban. Setelah berbincang dengan korban, pelaku menawarkan bantuan sosial senilai Rp5 juta dengan syarat menyerahkan kalung emas untuk pendataan administrasi.
Tanpa menaruh curiga, korban mengikuti permintaan pelaku hingga akhirnya sadar telah menjadi korban penipuan setelah perhiasannya dibawa kabur.
Berbekal laporan warga, Satreskrim Polres Bojonegoro kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan para tersangka. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya lansia dan keluarga, agar lebih waspada terhadap orang tidak dikenal yang datang menawarkan bantuan maupun program tertentu dengan meminta imbalan berupa barang berharga.(lim/aje)
Link informasi : Sumber