Pemkab Jember Siapkan Mobil Cinta, Gratis untuk Pasien Kurang Mampu

0

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyiapkan program Mobil Cinta. Program ini melengkapi program layanan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) dan Homecare.

Rencananya, Mobil Cinta akan diluncurkan pada Kamis (8/10/2026). Program ini menjawab persoalan banyaknya masyarakat tidak mampu yang kesulitan pulang dari rumah sakit setelah selesai dirawat.

“Kita akan meresmikan Mobil Cinta yang khusus mengantarkan pasien yang dirawat di tiga rumah sakit daerah, dari keluarga tidak mampu, gratis sampai ke rumahnya,” kata Bupati Muhammad Fawait, dalam sidang paripurna Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2027, di gedung DPRD Jember, Senin (5/10/2026) siang.

Layanan Kesehatan Jember Dibanggakan di Level Jawa Timur

Kehadiran Mobil Cinta semakin memantapkan layanan kesehatan terhadap masyarakat Jember. “Untuk pelayanan dasar di bidang kesehatan, insyaallah kita sudah punya pelayanan yang bisa dibanggakan di level Provinsi Jawa Timur,” kata Fawait.

Fawait membandingkan layanan kesehatan Jember dengan Kabupaten Malang. “Di bidang kesehatan, Kabupaten Malang belum seperti Jember. Jember dengan jumlah penduduk besar sudah memastikan seluruh warganya yang ber-KTP Jember bisa berobat gratis di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Indonesia dalam bingkai Universal Health Coverage prioritas. Ini beberapa kabupaten di Jawa Timur belum,” katanya.

Jember, Kabupaten Pertama yang Terapkan Homecare Secara Masif

Selain itu, Kabupaten Jember adalah kabupaten pertama di Indonesia yang secara masif menerapkan home care. Hal ini dikemukakan sendiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, saat peluncuran layanan kesehatan homecare di Jember, 24 Juli 2026.

“Homecare beda dengan pelayanan gawat darurat. Program ini diperuntukkan mereka yang punya sakit berkepanjangan,” kata Fawait.

Dalam Nota Pengantar RAPBD Jember 2027, Bupati Fawait mengatakan, layanan homecare menjadi komitmen Pemkab Jember dalam merangkul masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan penanganan medis intensif langsung di kediaman mereka.

Kelompok Prioritas Penerima Manfaat Homecare

“Kelompok masyarakat yang menjadi prioritas penerima manfaat program ini meliputi disabilitas, lansia, masyarakat yang menderita penyakit kronis, bayi stunting yang berusia kurang dari dua tahun, ibu hamil serta ibu pasca melahirkan yang tergolong berisiko tinggi, dan tokoh agama maupun tokoh masyarakat,” kata Fawait.

Menurut Fawait, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus memastikan bahwa instrumen anggaran dalam APBD 2027 ini menjadi daya dorong nyata dalam upaya menghadirkan keadilan sosial dan memuliakan hajat hidup seluruh masyarakat Kabupaten Jember. [wir/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.