Penjualan Beras SPHP Bulog Bojonegoro Tembus 6,5 Juta Kilogram
Bojonegoro (beritajatim.com) – Upaya masif Perum BULOG Kantor Cabang Bojonegoro dalam menjaga stabilitas pasokan pangan dan menekan lonjakan harga beras di tingkat masyarakat membuahkan hasil memuaskan.
Hingga pertengahan Agustus 2026, realisasi penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat telah menembus angka 6.595.960 kilogram.
Capaian fantastis tersebut mengonfirmasi bahwa distribusi beras SPHP telah melampaui target yang ditetapkan, yakni menyentuh angka 101,10 persen.
Pimpinan Cabang BULOG Bojonegoro, Umar Said, membeberkan bahwa lompatan capaian ini dipicu oleh percepatan pola distribusi yang agresif di seluruh wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
Langkah taktis ini dijalankan demi menggaransi keterjangkauan masyarakat terhadap bahan pangan pokok berkuantitas dan berharga terjangkau.
“Penjualan beras SPHP melalui instansi pemerintah menjadi salah satu kontribusi terbesar dalam upaya menekan harga beras di wilayah kerja kami,” ujar Umar Said pada Minggu (23/8/2026).
Rincian penyaluran mencatat bahwa pasokan terbesar diserap oleh jaringan pengecer di pasar-pasar tradisional dengan total distribusi mencapai 2.874.780 kilogram.
Sementara itu, skema penjualan yang memanfaatkan jaringan instansi pemerintah turut menyumbang angka signifikan sebesar 2.294.375 kilogram.
Tak hanya mengandalkan saluran reguler, Perum BULOG Bojonegoro turut mempercepat pembagian bantuan pangan beras yang dikolaborasikan bersamaan dengan agenda Gerakan Pasar Murah (GPM).
Pelaksanaan program pangan murah ini menggandeng sinergi lintas instansi, mulai dari Diskoperindag, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga jajaran TNI dan Polri.
Melalui keberhasilan melampaui target ini, BULOG Bojonegoro berkomitmen untuk terus menggelontorkan pasokan beras SPHP demi mengamankan daya beli masyarakat serta menahan laju inflasi daerah. [fif/ian]
Link informasi : Sumber