Persebaya Ditahan Bhayangkara 1-1 di Laga Perdana Super League
Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya dipaksa bermain imbang 1-1 saat menghadapi tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga perdana Super League 2026/2027 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Persebaya langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim asal Surabaya tersebut membuka ancaman melalui skema sepak pojok, tetapi peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Memasuki menit kelima, permainan kedua tim masih berlangsung hati-hati. Bhayangkara kemudian mulai memberikan tekanan dan menciptakan peluang berbahaya pada menit kedelapan. Namun, Yuran Fernandes tampil sigap dengan melakukan blok penting untuk mengamankan pertahanan Persebaya.
Persebaya kembali mendapatkan peluang melalui aksi individu Miguel Pereira pada menit kesebelas. Pergerakannya di area pertahanan Bhayangkara, sayangnya, masih dapat dihentikan barisan belakang tuan rumah.
Tekanan Persebaya akhirnya membuahkan hasil dua menit berselang. Pada menit ke-13, Yann Mabella berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan situasi di depan gawang Bhayangkara. Sepakan datarnya meluncur ke gawang yang sudah kosong dan membawa Persebaya memimpin 1-0.
Setelah tertinggal, Bhayangkara berupaya meningkatkan intensitas serangan. Persebaya sempat berada dalam tekanan, tetapi Ernando Ari menunjukkan ketenangan dan refleks cepat untuk menggagalkan peluang berbahaya tuan rumah pada menit ke-20.
Memasuki menit ke-32, Persebaya masih berusaha menambah keunggulan melalui serangan ke lini pertahanan Bhayangkara. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit pada penghujung babak pertama. Hingga waktu tambahan berakhir, Persebaya mampu mempertahankan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara tampil lebih agresif. Lima menit awal paruh kedua membuat lini pertahanan Persebaya harus bekerja keras menghadapi tekanan tuan rumah.
Arief Catur Pamungkas kemudian melakukan penyelamatan penting pada menit ke-53 dengan menghalau serangan berbahaya Moussa Sidibe.
Tiga menit berselang, Ernando Ari kembali menunjukkan ketangguhannya dengan mengamankan peluang Bhayangkara.
Namun, tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60. Allano berhasil mencetak gol melalui sundulan dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Persebaya merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain pada menit ke-65. Ramadhan Sananta, Toni Firmansyah, dan Gledson Paixao masuk menggantikan Risto Mitrevski, Rachmat Irianto, dan Malik Risaldi.
Dua menit kemudian, Persebaya hampir kembali unggul. Sananta mendapatkan peluang melalui sepakan jarak dekat, tetapi bola masih mampu dihalau kiper Bhayangkara.
Pergantian pemain kembali dilakukan Persebaya pada menit ke-71. Francisco Rivera ditarik keluar dan digantikan Diogo Ramalho.
Memasuki sepuluh menit terakhir pertandingan, duel kedua tim berlangsung semakin ketat. Bhayangkara dan Persebaya sama-sama berusaha mencari celah untuk mencetak gol tambahan. Namun, peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persebaya dan Bhayangkara harus puas berbagi satu poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1. (faw/kun)
Link informasi : Sumber