Petro Nite Fest Dongkrak Omzet UMKM Gresik, Ada Tenant Raup Rp20 Juta Sehari

0

Gresik (beritajatim.com) – Kemeriahan Petro Nite Fest 2026 tak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa berkah bagi ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam festival tersebut. Ramainya pengunjung membuat omzet para tenant meningkat signifikan, bahkan ada yang mencapai puluhan juta rupiah dalam sehari.

Sejak sore hingga malam hari, ribuan pengunjung memadati area festival. Deretan stan kuliner, fesyen, hingga mainan dipenuhi pembeli yang datang untuk menikmati suasana sekaligus berburu berbagai produk lokal.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan dampak positif tersebut adalah Riska Indayani, penjaga stan kuliner Jajano. Perempuan yang akrab disapa Inda itu mengungkapkan, saat ini Jajano mengikuti tiga pameran secara bersamaan di Gresik dan Surabaya. Namun, hanya di Petro Nite Fest pihaknya menambah jumlah karyawan hingga lima orang untuk melayani tingginya jumlah pengunjung.

“Antrean pembeli di Petro Nite Fest selalu panjang, tidak pernah kurang dari sepuluh orang dalam barisan. Karena itu kami menambah karyawan agar pelanggan tetap mendapatkan pelayanan yang cepat,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Menurut Inda, peningkatan jumlah pengunjung berdampak langsung terhadap pendapatan usaha. Di Petro Nite Fest, stan Jajano mampu membukukan omzet sedikitnya Rp20 juta per hari, atau dua kali lipat dibandingkan pameran lain yang rata-rata mencapai Rp10 juta per hari.

Angka tersebut bahkan jauh melampaui omzet gerai utama mereka di Jalan Perintis Taman 5 Randuagung, Gresik, yang rata-rata menghasilkan sekitar Rp5 juta setiap hari.

Selain meningkatkan penjualan, festival ini juga membuka peluang memperluas jaringan pemasaran. Banyak pengunjung yang tidak hanya membeli produk, tetapi juga menawarkan kerja sama untuk pemasaran jangka panjang.

Peningkatan omzet juga dirasakan Muhammad Farhan R, pemilik stan mainan asal Jalan Kapten Dulasim, Gresik. Ia mengaku pendapatan selama mengikuti Petro Nite Fest melonjak hingga tujuh kali lipat dibandingkan saat berjualan di Alun-Alun Gresik.

“Alhamdulillah pengunjung Petro Nite Fest ramai sekali, jadi berkah bagi pelaku usaha yang meramaikan pameran ini. Biasanya saya berjualan di alun-alun mendapat sekitar Rp200 ribu, kalau di Petro Nite Fest bisa mencapai Rp1,5 juta per hari,” katanya.

Hal serupa disampaikan Mang Cecep, pemilik stan kuliner Margoci (aci-acian). Meski baru pertama kali mengikuti Petro Nite Fest dengan membawa merek baru, produknya mendapat sambutan positif dari para pengunjung.

“Wuiih ramai banget pengunjungnya, di luar ekspektasi kami sebagai pelaku usaha UMKM. Baru pertama ikut pameran langsung menyala. Omzet kami sehari bisa dua digit. Para penjual happy semua melihat pengunjung yang ramai,” ujarnya.

Petro Nite Fest 2026 menghadirkan total 670 tenant yang terdiri atas 558 pedagang kaki lima (PKL), 73 stan outdoor VIP, dan 39 stan indoor VIP. Selain itu, terdapat 12 tenant mitra binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan UMKM.

Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, Petro Nite Fest mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp10 miliar dengan jumlah kunjungan mencapai 319 ribu orang.

Keberhasilan festival ini menunjukkan bahwa kegiatan berskala besar tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi daerah melalui peningkatan pendapatan dan perluasan pasar bagi pelaku UMKM. [dny/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.