Polisi Ungkap Pemicu Tabrakan Truk Molen dengan Armada Damkar di Beji Pasuruan
Pasuruan (beritajatim.com) – Pihak kepolisian telah melakukan identifikasi awal terkait kecelakaan yang melibatkan truk molen dan armada pemadam kebakaran di jalur utama Kecamatan Beji. Insiden ini terjadi tepat di depan sebuah depot saat truk molen mencoba menyeberang jalur yang sedang dilintasi iring-iringan kendaraan darurat.
Kecelakaan bermula ketika truk molen yang melaju dari arah utara ke selatan memotong jalan hingga menghalangi laju mobil damkar yang datang dari arah timur. Akibat jarak yang terlalu dekat, benturan keras pada bagian belakang truk molen tidak dapat dihindarkan hingga menyebabkan kerusakan cukup parah.
“Pengemudi kendaraan truk molen diduga kurang berhati-hati saat sedang mengemudi sehingga menjadi penyebab utama kecelakaan ini,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, Senin (11/5). Beliau menegaskan bahwa faktor kewaspadaan pengemudi menjadi poin krusial dalam insiden yang terjadi di jalur sibuk Banyuwangi-Surabaya tersebut.
Meskipun bodi bagian depan truk damkar dilaporkan ringsek, seluruh personel yang berada di dalam kendaraan dinyatakan selamat tanpa luka sedikitpun. Evakuasi kendaraan segera dilakukan oleh petugas agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di ruas jalan protokol Kabupaten Pasuruan.
“Berdasarkan olah TKP, faktor manusia dari sisi pengemudi truk molen sangat berpengaruh, sementara kondisi kendaraan dan cuaca dalam keadaan baik,” tambah Joko saat memberikan keterangan resmi. Kepolisian kini tengah mendalami keterangan dari saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 5,5 juta mengingat kerusakan bodi kendaraan dinas yang cukup signifikan. Pengemudi truk molen berinisial AB serta pengemudi damkar kini telah dimintai keterangan lebih lanjut oleh unit laka lantas.
Aparat mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih memprioritaskan kendaraan darurat yang sedang menjalankan tugas demi keselamatan bersama. Kelalaian dalam memberikan ruang jalan bagi armada pemadam dapat berakibat fatal dan mengganggu misi kemanusiaan.
Saat ini arus lalu lintas di wilayah Beji telah kembali normal setelah proses pembersihan sisa-sisa material kecelakaan selesai dilakukan. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para sopir kendaraan berat untuk selalu memastikan situasi aman sebelum memutuskan untuk memotong jalur utama. (ada/but)
Link informasi : Sumber