Ribuan Warga Padati ‘Ngoro Bersholawat’, Gus Barra Ajak Masyarakat Jogo Bumi Mojopahit
Mojokerto (beritajatim.com) – Ribuan warga memadati kawasan Jalan Ngoro Industri Park (NIP), Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/8) malam.
Mereka larut dalam lantunan dzikir dan sholawat dalam acara bertajuk ‘Ngoro Bersholawat : Jogo Bumi Mojopahit’.
Kegiatan religius tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Suasana penuh khidmat terlihat saat ribuan jamaah bersama-sama melantunkan sholawat dan doa untuk keselamatan bangsa.
Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, serta warga. Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra hadir didampingi Camat Ngoro Harfendy Setiyapraja bersama jajaran Forkopimca dan tokoh agama setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra (sapaan akrab, res) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan majelis dzikir dan sholawat tersebut. Menurutnya, kegiatan sholawat bersama tidak hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual maupun sosial masyarakat,” ungkap orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini.
Gus Barra menegaskan, perubahan menuju kehidupan yang lebih baik harus dimulai dari kesadaran setiap individu maupun kelompok. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kemajuan Kabupaten Mojokerto.
“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum tersebut yang mengubah perbuatan mereka sendiri, dan saya percaya bahwa terselenggaranya acara sholawat ini merupakan bentuk ikhtiar panjenengan semuanya agar menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tuturnya.
Selain itu, Gus Barra juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Momentum kemerdekaan dan Maulid Nabi, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat doa demi terciptanya kedamaian dan keberkahan bagi bangsa.
“Mari kita doakan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini, kita doakan juga agar kemerdekaan dan kedamaian juga dirasakan oleh anak-cucu dan para penerus kita nanti,” imbuhnya.
Sebelum menghadiri ‘Ngoro Bersholawat’, Gus Barra juga menghadiri kegiatan serupa yang digelar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal. Rangkaian majelis sholawat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat di Bumi Majapahit. [tin/ted]
Link informasi : Sumber