​Tingkatkan Literasi Digital Siswa, Mahasiswa KKN Unikama Gelar Edukasi MEGABIC

0

Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) 2026 menggelar program edukasi literasi digital. Acara ini diikuti ratusan siswa di SD Negeri 2 Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Mengusung tajuk MEGABIC (Menjadi Generasi Cerdas Pengguna Gadget yang Aman dan Bijak), sosialisasi ini bertujuan membangun kesadaran peserta didik sekolah dasar. Mereka diharapkan mampu memanfaatkan perangkat gawai secara aman, beretika, dan produktif.

​Kegiatan berlangsung di lingkungan SDN 2 Dengkol yang berlokasi di Jalan PNB Hendricus Susanto Nomor 005, RT 04/RW 04, Desa Dengkol, Singosari. Program ini melibatkan langsung Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unikama Desa Dengkol 2026, Riswanda Himawan, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai pemateri utama sekaligus fasilitator bersama rombongan mahasiswa.

​Dosen Pembimbing Lapangan KKN Unikama Desa Dengkol, Riswanda Himawan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pengenalan literasi digital sejak bangku sekolah dasar merupakan langkah preventif yang krusial. Menurutnya, percepatan arus teknologi menuntut peserta didik memiliki daya saring mandiri terhadap setiap konten yang mereka akses sehari-hari.

​“Gawai dan internet memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran modern. Namun, apabila penggunaannya tidak diarahkan dengan tepat, risiko seperti kecanduan gim daring, penurunan fokus belajar, hingga ancaman paparan konten negatif yang tidak sesuai usia anak bisa terjadi,” ujar Riswanda Himawan kepada beritajatim.com, Sabtu (15/8/2026).

​Riswanda menegaskan, materi yang disajikan memfokuskan pada pemahaman etika bermedia sosial, perlindungan data pribadi, hingga manajemen waktu pemakaian layar (screen time). Pihaknya menekankan bahwa perangkat pintar semestinya menjadi instrumen pendukung prestasi akademik, bukan justru menjadi sumber distraksi yang merugikan perkembangan sosial anak.

​“Kami menekankan bahwa gadget itu sahabat belajar. Siswa harus dibekali pemahaman memilah informasi secara kritis dan bertanggung jawab, sehingga teknologi benar-benar menjadi alat pengembangan potensi diri,” imbuhnya.

Foto BeritaJatim.com
Mahasiswa KKN Unikama Gelar Edukasi MEGABIC (Foto: Istimewa)

​Selama forum berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Pemaparan disajikan secara interaktif melalui tayangan materi visual dan simulasi kasus penggunaan gawai dalam aktivitas sehari-hari. Dialog dua arah pun tercipta saat sejumlah siswa aktif melontarkan pertanyaan terkait tips keamanan akun, privasi digital, serta cara membagi waktu antara belajar dan bermain gawai.

​Selain sesi pemaparan dan diskusi, tim KKN Unikama turut mendistribusikan pamflet panduan edukasi praktis kepada seluruh siswa. Media cetak tersebut dirancang memuat intisari pedoman berselancar di ruang siber secara sehat, panduan perlindungan data sensitif, hingga anjuran durasi penggunaan gawai yang ideal agar materi dapat dipelajari kembali bersama orang tua di rumah.

​Inisiatif pengabdian masyarakat ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala SDN 2 Dengkol, Dwi Utami, S.Pd.SD, mengapresiasi kontribusi nyata mahasiswa Unikama dalam membantu memperkuat fondasi karakter dan wawasan teknologi anak didiknya.

​“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Unikama ini. Edukasi mengenai penggunaan gadget yang aman dan bijak sangat relevan dengan kondisi saat ini karena anak-anak sudah sangat dekat dengan teknologi digital,” tutur Dwi Utami.

​Dwi Utami menambahkan, pembekalan semacam ini memberikan sudut pandang komprehensif bagi anak-anak agar tidak memandang gawai semata-mata sebagai sarana hiburan belaka. Ia menaruh harapan besar agar ilmu yang diperoleh dapat tertanam kuat dalam kebiasaan hidup sehari-hari.

​“Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pemahaman bahwa gadget tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar yang positif dan produktif. Kami berharap materi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (dan/aje)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.