Update JLS Blitar–Malang: Masih Terputus 15 Kilometer

0

Blitar (beritajatim.com) — Proyek strategis Jalur Lintas Selatan (JLS) yang digadang-gadang menjadi urat nadi ekonomi baru di kawasan pesisir Jawa Timur masih menyisakan pekerjaan rumah mendasar. Jalur utama yang dirancang untuk mengkoneksikan wilayah Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang hingga kini ternyata belum bisa tersambung sepenuhnya.

JLS Blitar-Malang pun tak hingga kini belum bisa dilalui oleh kendaraan. Penyebabnya adalah sejumlah titik di jalur tersebut belum tersentuh pembangunan alias masih gelap.

Secara teknis, bentang JLS Blitar–Malang masih menyisakan dua titik utama yang belum tertangani. Lokasi pertama berada di segmen Jolosutro menuju batas wilayah Kabupaten Malang yang masih terputus sepanjang 2 kilometer.

Sementara titik kedua yang jauh lebih signifikan berada pada rute Ringinrejo menuju Sumbersih dengan bentang jalan belum terbangun mencapai 13 kilometer. Total terdapat 15 kilometer jalur yang hingga kini belum terbangun.

Bupati Blitar, Rijanto, pun menjelaskan kondisi ril di lapangan saat ini pembangunan JLS masih terus berproses. Kendati menegaskan progres fisik terus berjalan, Rijanto mengakui masih ada ganjalan panjang jalan yang belum rampung.

“Belum [tersambung]. Jadi ada titik yang belum selesai, jadi jangan sampai salah. Tapi progresnya sudah luar biasa, bagus sekali,” ujar Rijanto.

Orang nomor satu di Bumi Penataran itu menjelaskan bahwa fokus pengerjaan tahun ini disalurkan untuk menyelesaikan pengerjaan fisik jalan sepanjang 7,9 kilometer pada rute Ringinrejo–Jolosutro.

“Tahun ini, insya Allah akan dibangun 7,9 km, Ringinrejo-Jolosutro. Nah, Jolosutro ke Malang ini masih terputus 2 km. Terus, Ringinrejo ke Sumbersih terputus 13 km. Kurang itu sebetulnya,” tambah Rijanto merincikan peta keterputusan jalur tersebut.

Penyelesaian celah 15 kilometer ini kini menjadi ujian komitmen bagi pemerintah pusat maupun daerah. Tanpa kepastian penuntasan seluruh segmen yang terputus, keberadaan JLS berisiko hanya menjadi ‘jalan sepotong’ yang belum mampu mengurai isolasi ekonomi kawasan selatan Jawa secara maksimal. Masyarakat dan pelaku usaha lokal kini menanti langkah konkret percepatan agar integrasi antarwilayah Blitar dan Malang tidak terus tertunda. (owi/but)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.