12 Jembatan Garuda di Mojokerto, Buka Akses Warga dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

0

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 12 Jembatan Perintis Garuda kini berdiri di Kabupaten Mojokerto. Infrastruktur tersebut menjadi penghubung baru bagi masyarakat antardusun maupun antardesa yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis.

Peresmian pembangunan Jembatan Garuda dilakukan serentak oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui video conference dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (13/8/2026). Secara nasional, sebanyak 3.395 Jembatan Garuda dan 3.000 titik sumber air bersih di berbagai daerah Indonesia turut diresmikan.

Di Kabupaten Mojokerto, pusat kegiatan berlangsung di Jembatan Armco Perintis Garuda yang berada di Dusun Sumberbendo, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Peresmian tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, diantaranya Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh.

Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi, serta perwakilan Polres Mojokerto, Kejaksaan Negeri (Kejari), dan Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan pembangunan infrastruktur dasar merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat.

“Termasuk yang berada di wilayah terpencil, mendapatkan akses dan kualitas hidup yang lebih baik. Negara hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” ungkapnya.

Menurut Presiden Prabowo, keberadaan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperpendek jarak, mempercepat mobilitas, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Ini kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu, bangsa yang gotong royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kemakmuran dan kebaikan rakyat,” ujarnya.

Di Kabupaten Mojokerto, pembangunan 12 Jembatan Perintis Garuda terdiri dari satu jembatan Armco, dua jembatan gantung, dan sembilan jembatan beton. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

Seperti akses pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan sosial, hingga distribusi hasil usaha masyarakat. Salah satu dampak yang dirasakan yakni semakin mudahnya mobilitas warga yang sebelumnya harus menempuh jalur lebih jauh untuk menuju wilayah lain. Dengan akses yang lebih terbuka, potensi ekonomi desa juga diharapkan semakin berkembang.

Foto BeritaJatim.com
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra saat menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda di Jembatan Armco Perintis Garuda yang berada di Dusun Sumberbendo, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. [Foto : ist]

Usai mengikuti peresmian secara virtual, jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto meninjau langsung kondisi Jembatan Armco Perintis Garuda di Desa Sumbertebu. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penebaran 1,5 kuintal bibit ikan lele sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto berharap hadirnya 12 Jembatan Perintis Garuda dapat memperkuat konektivitas antarwilayah serta menjadi infrastruktur yang membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jembatan tersebut tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol terbukanya akses baru bagi warga untuk bergerak, berkembang, dan meningkatkan kesejahteraan. [tin/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.