17 Mahasiswa Gresik Raih Beasiswa S1/D4, Total Bantuan Capai Rp1,77 Miliar yang Digelontorkan Petrokimia Gresik
Gresik (beritajatim.com)– Sebanyak 17 mahasiswa asal Kabupaten Gresik mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Petrokimia Gresik (Bestro) jenjang S1/D4 tahun penerimaan 2026.
Mereka dinyatakan lolos setelah melewati rangkaian seleksi yang tahun ini diperketat dengan tahapan administrasi, sistem pembobotan, hingga asesmen psikologi yang melibatkan institusi independen.
Program beasiswa ini tidak hanya mencakup biaya pendidikan. Penerima juga memperoleh dukungan Uang Kuliah Tunggal (UKT), uang saku bulanan, serta pembinaan soft skill selama menjalani masa perkuliahan.
Untuk 17 penerima tahun 2026, total komitmen bantuan pendidikan hingga mereka menyelesaikan studi pada 2030 mencapai Rp1.774.350.000.
Dirut Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan, pendidikan tinggi menjadi salah satu pintu penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda.
Menurut dia, dukungan pendidikan tidak cukup hanya dengan pembiayaan kuliah. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, karakter kuat, integritas, serta keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan.
“Kesempatan pendidikan ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Seleksi penerima Bestro 2026 juga mengalami penyempurnaan. Persyaratan administrasi dan sistem penilaian diperbarui, sedangkan asesmen psikologi dilakukan dengan melibatkan institusi yang kredibel dan independen.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan penerima yang dinilai mampu mengikuti proses pendidikan sekaligus mengembangkan potensi diri selama masa studi.
Hingga 2026, program Bestro S1/D4 tercatat telah memberikan beasiswa kepada 214 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri.
Dari jumlah tersebut, 152 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana. Sebagian di antaranya kini mulai memasuki dunia kerja maupun berkontribusi di tengah masyarakat.
Salah satu penerima Bestro 2026, Syela Priscilla Krisdiansih, mengaku kesempatan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk mengembangkan kemampuan selama menjalani pendidikan tinggi.
Menurut Syela, dukungan yang diberikan tidak hanya membantu pembiayaan kuliah, tetapi juga membuka kesempatan bagi penerima untuk mendapatkan pengembangan kemampuan nonakademik.
“Beasiswa ini menjadi motivasi bagi kami para penerima BESTRO untuk terus berkembang dan membuktikan diri melalui berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ujar Syela.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa Gresik yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.
Program Bestro sendiri diarahkan sebagai dukungan pendidikan jangka panjang bagi masyarakat Gresik. Harapannya, penerima beasiswa tidak hanya menyelesaikan pendidikan dengan baik, tetapi juga membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungannya. [dny/aje]
Link informasi : Sumber