24 ASN dan Pejabat Ikut Seleksi Kepala OPD Bojonegoro, Ini Daftar Kandidatnya

0

Bojonegoro (beritajatim.com) – Perebutan kursi lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai memanas.

Hingga penutupan pendaftaran seleksi terbuka, tercatat sebanyak 24 peserta ikut bersaing untuk mengisi posisi strategis kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih kosong.

Dari lima jabatan yang dilelang, posisi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi yang paling diminati dengan jumlah pelamar mencapai enam orang. Mereka adalah Andhik Setiawan dari Kementerian Kehutanan, Masirin, Muhlisin Andi Irawan, Agus Purwanto, Wendi Wijayanto dari Kementerian Pemberdayaan Anak, serta Laela Nor Aeny.

Jumlah pelamar yang sama juga tercatat pada posisi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Enam nama yang mendaftar yakni M. Zamroni, Ike Widiyaningrum, Dyah Enggarini Mukti, Muhammad Ivan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Novita Sari, dan Dilli Triwibowo.

Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) diikuti lima peserta. Mereka meliputi Moh Akhmadi, Vevi Rahmanawati, Dedy Kurniadi, Mahesa Ghalendra, serta Wendi Wijayanto.

Adapun posisi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diperebutkan empat peserta, yakni Heru Wicaksi, Ristony Eka Putra, Muamar Farat, dan Teguh Aris Setyobudi.

Sedangkan kursi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) juga diikuti empat kandidat, yakni Setiyo Budi Wibowo, Arif Afandi dari KPU Bojonegoro, Alit Saksana Purna Yoga, dan Fajar Dwi Nurrizki.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto mengatakan, seluruh peserta selanjutnya akan menjalani tahapan seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak mulai pekan depan.

“Pada hari Senin (26/5/2026) besok, semua peserta yang mendaftar akan dilakukan penilaian dan seleksi administrasi serta rekam jejak peserta dan esoknya akan diumumkan hasilnya,” kata Hari.

Ia menjelaskan, proses seleksi dijadwalkan berlangsung hingga akhir Juni 2026. Setelah pengumuman administrasi, peserta diwajibkan menyerahkan makalah uji gagasan beserta materi presentasi pada 3 Juni 2026.

Tahapan berikutnya berupa assessment center untuk mengukur kompetensi manajerial dan sosial kultural akan digelar pada 3–4 Juni 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti presentasi uji gagasan dan wawancara akhir pada 8–10 Juni 2026.

Dari seluruh tahapan tersebut, panitia seleksi akan menentukan tiga nama terbaik untuk masing-masing jabatan pada 10 Juni 2026. Para kandidat terpilih kemudian menjalani tes kesehatan sebelum hasil akhir disampaikan kepada Bupati Bojonegoro melalui Sekretaris Daerah.

Koordinasi hasil seleksi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dijadwalkan berlangsung pada 15–21 Juni 2026. Sementara pengumuman pejabat terpilih akan dilakukan pada 22 Juni 2026 dan pelantikan direncanakan berlangsung pada 24 Juni 2026.(lim/ted)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.