Bukan Sekadar Kompetisi, Petrokimia Gresik Bangun Regenerasi Atlet

0

Gresik (beritajatim.com)- Pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan kompetisi. Regenerasi, klub, akademi, hingga ruang bertanding menjadi bagian penting agar prestasi olahraga terus tumbuh.

Pola pembinaan berkelanjutan itu turut dijalankan Petrokimia Gresik melalui dukungan di sejumlah cabang olahraga.

Komitmen tersebut Petrokimia Gresik menerima apresiasi kategori Badan Usaha Peduli Olahraga dari Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Bagi Petrokimia Gresik, dukungan terhadap olahraga bukan berhenti pada penghargaan. Pembinaan justru diarahkan pada proses panjang untuk menciptakan atlet yang mampu bersaing hingga level nasional dan internasional.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah bola voli putri melalui Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI). Tim tersebut menjadi salah satu wadah pembinaan atlet voli dan telah tampil dalam berbagai kompetisi nasional.

Pembinaan juga menyentuh kelompok usia muda melalui akademi voli. Keberadaan akademi menjadi bagian dari upaya menyiapkan regenerasi atlet sehingga pembentukan pemain tidak hanya bergantung pada perekrutan atlet yang sudah matang.

Di luar voli, cabang angkat besi juga menjadi bagian dari ekosistem olahraga yang didukung Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, dukungan diberikan terhadap penyelenggaraan kejuaraan nasional.

Angkat besi sendiri memiliki tradisi prestasi Indonesia di pentas dunia, termasuk Olimpiade. Karena itu, keberadaan kompetisi dan pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga regenerasi atlet.

Dukungan olahraga juga merambah renang melalui Klub Renang Petrokimia Gresik (KRPG), selain senam, panahan, basket, tenis hingga diving.

Keterlibatan perusahaan tidak sebatas dukungan terhadap klub dan kompetisi. Sejumlah insan Petrokimia Gresik juga aktif dalam organisasi olahraga, di antaranya Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur dan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Gresik.

VP Corporate Communication Petrokimia Gresik, Ari Primantara mengatakan, pembinaan olahraga membutuhkan proses yang konsisten. Menurut dia, atlet tidak bisa langsung menghasilkan prestasi tanpa dukungan lingkungan.

“Prestasi atlet tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan ekosistem dan dukungan berkelanjutan,” katanya, Kamis (24/9/2026).

Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menuturkan, semakin banyak kompetisi dan ruang pembinaan yang tersedia, peluang munculnya atlet baru juga semakin terbuka.

“Kami berharap kontribusi Petrokimia Gresik dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk membawa prestasi daerah maupun Indonesia ke level yang lebih tinggi,” tuturnya.

Emil menambahkan, dirinya juga menyoroti pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam membangun ekosistem olahraga. Dukungan sektor usaha dapat memperkuat pembinaan sekaligus memperluas ruang bagi atlet untuk berkembang.

Emil juga mendorong perusahaan ikut mengenalkan capaian atlet melalui berbagai kanal komunikasi. Publikasi prestasi dinilai dapat membuat keberhasilan atlet lebih dikenal masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Dukungan terhadap berbagai cabang tidak hanya menghasilkan prestasi bagi atlet dan klub, tetapi ikut memperkuat perkembangan olahraga Jawa Timur dan Indonesia,” pungkasnya. (dny/ted)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.