Menyerah 4-1 dari Kendal Tornado, Persela Terlempar ke Peringkat Empat

0

Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan pulang dari Stadion Sriwedari, Solo, dengan tangan kosong, setelah menyerah dari tuan rumah Kendal Tornado FC dengan skor telak 4-1, pada pekan kesembilan Championship, Minggu (8/11/2026).

Pada babak pertama, pertandingan berjalan dengan tempo relatif sedang. Kedua tim cenderung bermain hati-hati dalam membangun serangan.

Persela sempat mendapatkan peluang pada menit ke-12. Namun, umpan tarik yang dilepaskan Risqki Putra Utomo belum mampu dikonversi menjadi gol.

Kendal Tornado FC berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-24. Patrick Cruz sukses menyambut umpan Dimas Karno dengan tandukan yang menggetarkan gawang Persela.

Persela berusaha merespons. Pada menit ke-31, tandukan Boski meneruskan umpan Caique Souza mengarah ke sudut gawang, tetapi masih mampu diantisipasi kiper Kendal Tornado, Er Deva Aulia.

Upaya Persela akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Pada menit 45+2, sepak pojok yang dilepaskan Caique Souza gagal diamankan dengan sempurna oleh penjaga gawang Kendal Tornado. Bola terlepas dari tangkapan dan masuk ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 1-1 hingga babak pertama berakhir.

Namun, situasi berubah setelah jeda. Kendal Tornado FC tampil lebih agresif, sementara Persela terlihat kehilangan ritme permainan.

Tuan rumah kembali unggul pada menit ke-55. Sepakan keras Yuda Alkanza membentur mistar gawang, dan bola muntah langsung disambar Akbar Firmansyah untuk membawa Kendal Tornado unggul 2-1.

Tim berjukuk Badai Pantura itu semakin nyaman mengembangkan permainan. Pada menit ke-67, sepakan keras Patrick Cruz hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang Persela.

Tiga menit berselang, Patrick Cruz akhirnya mencetak gol keduanya sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 3-1. Penyerang berkebangsaan Brasil itu sukses menyambar umpan terukur Yuda Alkanza.

Persela sebenarnya memiliki penguasaan bola yang relatif berimbang. Namun, akurasi umpan yang rendah dan kontrol bola yang kurang cermat, membuat serangan Laskar Joko Tingkir kerap terhenti di tengah jalan.

Sebaliknya, Kendal Tornado tampil lebih padu. Kombinasi umpan-umpan pendek antarpemain berjalan lancar, memperlihatkan chemistry yang lebih baik dalam membangun serangan.

Pesta gol tuan rumah akhirnya ditutup Rifal Lastori pada menit 90+4. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti merobek gawang Rafli Mahreza untuk keempat kalinya. Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Persela, Bima Sakti, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Bima menilai anak asuhnya sebenarnya mampu tampil cukup baik pada babak pertama, tetapi kehilangan konsentrasi dan mengalami penurunan kebugaran di babak kedua.

“Yang pasti kami kecewa dengan hasil ini. Sebenarnya di babak pertama kita sudah bermain baik, bisa skor akhir 1-1, tapi di babak kedua kita banyak kecolongan, banyak terjadi gol yang begitu mudah, sehingga pemain down,” kata Bima, usai laga.

Juru taktik berusia 50 tahun itu menyebut penurunan fisik anak asuhnya tak lepas dari masa pemulihan yang singkat setelah tampil di I.League Cup pada Selasa (3/11/2026) malam.

“Ya, yang pastinya kita Selasa malam kemarin main, tentunya ya butuh recovery. Memang kelihatan pemain kebugarannya sangat menurun di babak kedua. Tapi ini tidak jadi alasan, karena semua tim juga mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, bersyukur timnya mampu meraih hasil positif meski hanya diperkuat satu pemain asing.

“Saya bersyukur sama Tuhan, kita sampai di match ke-9 ini bisa mendapatkan hasil yang positif, walaupun kami tanpa pemain asing, kita cuma pakai satu pemain asing,” kata Stefan.

Juru taktik yang merupakan putra dari Rudi Keeltjes, salah satu legenda sepak bola Indonesia tersebut, juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang mampu menunjukkan semangat juang dan kekompakan sepanjang pertandingan.

“Persela bukan tim yang bisa diremehkan. Mereka punya pemain-pemain yang berkualitas, punya pelatih yang bagus juga. Jadi yang menentukan kemenangan tadi adalah bagaimana fighting spirit anak-anak, kekompakan, keinginan mereka untuk bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Persela menjadi empat laga tak pernah menang saat berjumpa Kendal Tornado.

Tambahan 3 poin membuat Kendal Tornado merebut puncak klasemen Grub B Championship dengan koleksi 18 poin, sekaligus melempar Persela ke peringkat 4 dengan mengemas 16 poin. (fak/ian)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.