Minat Olahraga Lari Meningkat, IDI Edukasi Masyarakat soal Keselamatan Berolahraga
Mojokerto (Beritajatim.com) – Minat masyarakat terhadap olahraga lari di Kota Mojokerto terus menunjukkan perkembangan. Kondisi ini mendorong Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar aktivitas olahraga dilakukan dengan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian road to HUT ke-76 IDI bertema ‘Gerakan Sejawat Bergerak Mengabdi untuk Masyarakat’. Salah satu kegiatan yang digelar yakni seminar bertajuk ‘Safety Run, Happy Finishing’. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, olahraga lari kini semakin diminati masyarakat, baik dilakukan secara individu maupun melalui komunitas.
Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai event lari perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai kondisi kesehatan dan keselamatan selama berolahraga. Ning Ita (sapaan akrab, red) menyebut, sepanjang 2025 terdapat lima event lari yang digelar di Kota Mojokerto. Masing-masing kegiatan diikuti lebih dari 1.250 peserta.
“Semangat kita sama. IDI sebagai organisasi profesi memberikan layanan dan mengabdi secara langsung kepada masyarakat. Pemerintah daerah menggerakkan dan mengharmonisasikan untuk kebermanfaatan masyarakat,” ungkapnya saat menghadiri gala dinner sekaligus kick off road to HUT ke-76 IDI di Rumah Rakyat Kota Mojokerto.
Pada 2026 sejumlah event lari kembali digelar di Kota Mojokerto. Salah satunya menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-76 IDI yang berlangsung di Taman Bahari Majapahit (TBM). Menurutnya, kegiatan edukasi kesehatan yang digelar IDI menjadi bentuk kolaborasi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Urusan kesehatan merupakan urusan wajib layanan dasar. Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor. Organisasi profesi menjadi salah satu mitra strategis. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mendorong masyarakat semakin aktif berolahraga,” ujarnya.
Tetapi juga, lanjutnya, meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan keselamatan sebelum maupun saat melakukan aktivitas fisik. Kolaborasi Pemkot Mojokerto dengan IDI, lanjutnya, juga sejalan dengan program One OPD One Event yang mendorong perangkat daerah menghadirkan kegiatan inovatif di luar agenda rutin dengan dampak langsung bagi masyarakat.
Melalui edukasi keselamatan berolahraga, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas lari secara lebih aman sehingga semangat hidup sehat tetap berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap kondisi tubuh dan kesehatan. [tin/aje]
Link informasi : Sumber