Rumah Mangkrak karena Penipuan, Bu Halimah Kini Punya Hunian Layak Berkat RTLH
Mojokerto (beritajatim.com) – Cobaan datang bertubi-tubi dalam kehidupan Halimah, warga Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Rumah yang semula hendak diperbaiki menggunakan uang hasil jerih payahnya justru mangkrak setelah dirinya menjadi korban penipuan.
Belum selesai persoalan tersebut, putri Halimah juga harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah menjadi korban kecelakaan tabrak lari. Kondisi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Melalui program bantuan RTLH, rumah Halimah yang berada di RT 04 RW 02, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo ini akhirnya direnovasi hingga menjadi hunian yang lebih layak. Secara simbolis, kunci rumah tersebut diserahkan langsung Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra kepada Halimah.
Hasil Sinergi Pemkab Mojokerto dan CSR Bank Majatama
Bantuan renovasi rumah tersebut merupakan hasil sinergi Pemkab Mojokerto dengan Bank Majatama melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). “Alhamdulillah ini sudah kita bangunkan (renovasi rumah) semoga ini bermanfaat untuk Bu Halimah,” ungkapnya.
Gus Barra (sapaan akrab, red) mengaku prihatin setelah mendengar kisah yang dialami Halimah. Selain kehilangan uang akibat penipuan, Halimah juga harus menghadapi kondisi putrinya yang menjadi korban tabrak lari.
“Kalau dengar ceritanya Bu Halimah itu kok sangat terenyuh, ya, bertubi-tubi ujian yang dialami oleh beliau, putrinya kecelakaan tabrak lari, tapi alhamdulillah, karena kita sudah meng-cover ke RSUD, sehingga kita bisa menangani semuanya sampai selesai tidak bayar,” ujarnya.

Rumah Mangkrak Usai Uang Pembangunan Dibawa Kabur Penipu
Menurutnya, persoalan rumah Halimah juga bermula ketika uang yang telah dikumpulkan untuk membangun rumah justru dibawa oleh pihak yang menipunya. Akibatnya, proses pembangunan rumah tidak berlanjut dan kediaman tersebut terbengkalai.
“Rumah juga begitu, kumpulkan uang untuk bangun rumah ternyata ditipu, sehingga rumahnya enggak jadi (direnov/dibangun), mangkrak. Semoga dengan bantuan rumah RTLH yang kami serahkan kepada Bu Halimah ini nanti Bu Halimah bisa memanfaatkan rumah ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya.
Pemkab Mojokerto memastikan bantuan RTLH menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. Gus Barra berharap Halimah dan keluarganya dapat menempati hunian tersebut dengan nyaman dan memanfaatkannya sebaik mungkin. [tin/but]
Link informasi : Sumber