Jajanan Pasar Naik Kelas di Hotel Berbintang Surabaya, Turis Asing Dibuat Kagum
Surabaya (beritajatim.com) – Jajanan pasar dan kue tradisional Indonesia mendapat tempat istimewa di hotel berbintang. Di Crown Prince Hotel Surabaya, beragam kudapan khas Nusantara disajikan kepada para tamu, termasuk wisatawan mancanegara, sebagai upaya memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia ke panggung internasional.
Executive Chef Crown Prince Hotel Surabaya, Chef Fridinal, menilai kuliner tradisional Indonesia memiliki potensi besar untuk diperkenalkan lebih luas. Namun, beragam makanan khas Nusantara masih jarang terekspos di fasilitas modern, termasuk hotel berbintang.
Padahal, hotel menjadi titik temu berbagai kalangan, mulai dari wisatawan bisnis dan keluarga hingga turis asing. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang untuk memperkenalkan makanan tradisional Indonesia kepada pengunjung dari berbagai negara.
“Kita punya banyak banget makanan tradisional, tapi jarang diekspos. Orang biasanya cari jajanan pasar harus pergi jauh ke pasar atau pinggir jalan. Padahal hotel adalah tempat berkumpulnya wisatawan, baik dari Singapura, Malaysia, maupun negara lainnya. Alangkah baiknya kalau kita mengenalkan produk bangsa sendiri,” ujar Chef Fridinal, Sabtu (17/10/2026).
Di Crown Prince Hotel Surabaya, sekitar 60 hingga 70 persen sajian dessert dan kudapan diisi oleh jajanan khas Nusantara. Beberapa di antaranya yang menjadi favorit para tamu adalah wingko babat, dadar gulung, hingga cireng.
Tak sekadar menyajikan jajanan tradisional, Chef Fridinal juga melakukan penyesuaian resep atau elevating tanpa menghilangkan keaslian cita rasa lokal. Langkah ini dilakukan agar tekstur dan kualitas jajanan pasar sesuai dengan standar hotel berbintang.
Salah satu inovasi tersebut terlihat pada sajian cireng. Chef Fridinal memanfaatkan komposisi nasi halus untuk menjaga teksturnya tetap lembut dan renyah meski sudah dingin.
Sementara itu, wingko babat diolah menggunakan santan kental murni dan kelapa sangrai berkualitas untuk menghasilkan tekstur yang lembut dan cita rasa gurih.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari para tamu mancanegara yang menginap. Banyak wisatawan asing mengaku terkejut sekaligus mengagumi kelezatan kue tradisional Indonesia yang dinilai memiliki keunikan rasa dibandingkan dengan kudapan dari negara asal mereka.
Ke depan, Chef Fridinal berencana terus mengeksplorasi dan memperluas ragam kuliner daerah dari seluruh Nusantara. Eksplorasi tersebut mencakup masakan dan kudapan khas Aceh hingga berbagai wilayah Indonesia Timur.
“Tujuan kita adalah menonjolkan budaya dan makanan Indonesia. Kita bangga dengan apa yang kita miliki, dan ini adalah cara kita mengenalkan kekayaan Nusantara ke mata dunia,” pungkas Chef Fridinal. (way/kun)
Link informasi : Sumber