Tersesat di Puncak Jobolarangan Magetan, Diduga ODGJ Dievakuasi dalam Kondisi Hipotermia

0

Magetan (beritajatim.com) – Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) ditemukan tersesat di kawasan Puncak Jobolarangan, Gunung Lawu, wilayah Dusun Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan.

Korban diduga mengalami hipotermia setelah berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Setelah melalui proses evakuasi yang melibatkan sejumlah unsur, korban akhirnya berhasil diselamatkan pada Senin (2/11/2026) pukul 15.58 WIB. Selanjutnya, petugas kesehatan membawa korban ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Eka Radityo, menyampaikan bahwa informasi mengenai keberadaan korban pertama kali diterima melalui Call Center BPBD Magetan pada Senin (2/11/2026) pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban ditemukan dalam kondisi tersesat hingga mencapai kawasan puncak Jobolarangan. Lokasi tersebut berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian sekitar 2.300 mdpl. Korban diduga mengalami hipotermia akibat kondisi lingkungan di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, personel BPBD Magetan langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 11.45 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk melakukan pencarian sekaligus proses evakuasi korban.

Proses penanganan tidak dilakukan BPBD sendirian. Sejumlah personel gabungan dari berbagai instansi dan unsur masyarakat turut diterjunkan untuk membantu menjangkau lokasi korban yang berada di kawasan puncak.

Tim penanganan yang diterjunkan merupakan Tim 4 BPBD Magetan. Personel Pusdalops yang terlibat yakni Wiji dan Bella, sedangkan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) terdiri dari Sunardi, Rangga, Rendy, Baharudin, Heri, dan Zainudin.

Evakuasi melibatkan BPBD Kabupaten Magetan, Polri, TNI, Perhutani, Kecamatan Poncol, Pemerintah Desa Genilangit, Puskesmas Poncol, Basecamp Jobolarangan, serta masyarakat setempat.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian, mengingat lokasi korban berada di kawasan pegunungan dengan medan yang membutuhkan upaya khusus untuk proses penjangkauan dan penyelamatan.

Setelah melalui proses evakuasi, korban akhirnya berhasil dibawa turun dalam keadaan selamat pada pukul 15.58 WIB. Petugas kesehatan yang berada di lokasi kemudian membawa korban menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis.

Meski berhasil diselamatkan, kondisi korban yang sebelumnya diduga mengalami hipotermia tetap membutuhkan perhatian medis. Penanganan di rumah sakit dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya setelah ditemukan di kawasan puncak dengan suhu lingkungan pegunungan yang relatif rendah.

Kejadian ini sekaligus menjadi perhatian terhadap keselamatan masyarakat di kawasan pegunungan, khususnya di wilayah Gunung Lawu. Kawasan Jobolarangan yang memiliki ketinggian mencapai ribuan meter di atas permukaan laut menyimpan tantangan tersendiri, terutama terkait perubahan suhu, kondisi medan, serta risiko tersesat.

BPBD Magetan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Kewaspadaan diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kejadian yang dapat membahayakan keselamatan, termasuk ketika berada di kawasan hutan maupun pegunungan.

“BPBD Kabupaten Magetan menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Magetan untuk selalu waspada dan berhati-hati apabila beraktivitas. Apabila ada kejadian serupa ataupun bencana lainnya dapat menghubungi nomor pelayanan/Call Center BPBD Kabupaten Magetan di 0813 3643 0086 / 0351 89111,” demikian imbauan BPBD Magetan dalam laporan penanganan kejadian tersebut.

BPBD Magetan juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian yang membutuhkan penanganan petugas. Koordinasi dan penyampaian informasi secara cepat diharapkan dapat mempercepat respons penanganan sehingga risiko terhadap keselamatan jiwa dapat diminimalkan. [fiq/ted]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.