Guru di Gresik Tabrak Truk Parkir, Luka Parah lalu Meninggal
Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas maut merenggut nyawa seorang guru di Jalan Gubernur Suryo, Kabupaten Gresik, Selasa (3/11/2026). Korban meninggal dunia seketika usai sepeda motor yang dikendarainya menghantam keras bagian belakang truk tronton yang sedang terparkir di bahu jalan.
Korban diketahui bernama Abdullah Halim (48), warga Desa Serah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Berdasarkan data kepolisian, saat kejadian korban tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi W 5072 CY melaju dari arah barat menuju timur.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, laju kendaraan korban sebenarnya berada dalam kecepatan sedang. Namun, ketika mendekati lokasi kejadian, pengendara diduga kurang berkonsentrasi dan tidak memperhatikan situasi lalu lintas di depannya, sehingga gagal menghindari kendaraan berat yang berhenti di sisi kiri jalan.
Sepeda motor korban akhirnya menubruk bagian belakang truk tronton bernomor polisi AG 9242 UT yang menghadap ke timur. Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh Kardinah (46), warga Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Benturan yang begitu keras mengakibatkan korban menderita luka parah, khususnya di bagian kepala. Warga dan petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Kendati demikian, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
“Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala. Setelah dilarikan dan mendapat penanganan medis di RSUD Ibnu Sina Gresik, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Achmad Andri Aswoko, Selasa (3/11/2026).
Jajaran kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta meminta keterangan dari saksi-saksi guna menyelidiki insiden maut tersebut lebih lanjut.
Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga konsentrasi berkendara, serta ekstra berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang kerap dijadikan tempat berhenti kendaraan berdimensi besar. [dny/but]
Link informasi : Sumber