Ketua KONI Jatim Apresiasi IPSI Gelar Kejuaraan Besar Mandiri
Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, M. Nabil menegaskan memberikan apresiasi terhadap langkah IPSI Jatim yang berani menggelar kejuaraan besar secara mandiri.
Menurut Nabil, tingginya antusiasme peserta menunjukkan semangat daerah-daerah dalam membangun kekuatan pencak silat masih sangat besar. Namun ia mengingatkan untuk tidak tdrbuai karena besarnya jumlah peserta harus sejalan dengan peningkatan prestasi di level nasional.
“Jangan hanya ramai peserta, tetapi prestasi stagnan. Harus ada lompatan kualitas,” ungkap Nabil, Minggu (17/5/2026).
Lebih lanjut dikatakan Nabil, Kejurprov menjadi momentum penting karena Porprov 2027 sudah terlalu dekat dengan Babak Kualifikasi PON.
Karena itu, proses pencarian atlet terbaik harus dilakukan sejak sekarang dengan sistem seleksi yang objektif dan berbasis prestasi pertandingan. Nabil bahkan meminta agar tidak ada lagi atlet yang dipilih hanya berdasarkan penunjukan tanpa proses kompetitif.
Menurutnya, Jawa Timur seharusnya menjadi kekuatan utama pencak silat nasional karena memiliki jumlah perguruan silat terbesar di Indonesia. Ironis jika dominasi itu tidak berbanding lurus dengan raihan medali emas di PON.
“Nomor pertandingan ada 22. Sangat ironis kalau Jawa Timur tidak menjadi kekuatan besar pencak silat,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan pembinaan, IPSI Jatim disebut berkomitmen menggelar minimal empat kejuaraan selevel Kejurprov setiap tahun untuk menjaga atmosfer kompetisi dan regenerasi atlet tetap hidup. [way/aje]
Link informasi : Sumber