Dinkop Surabaya Beri Penjelasan Video Viral Truk KDMP Ambil Stok di Indomarco
Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya memberikan penjelasan terkait viralnya video truk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang diduga mengambil stok barang dari gudang perusahaan swasta, Indomarco, Rabu (20/5/2026).
Berdasarkan video yang viral di Threads, terlihat dua truk putih yang bertuliskan logo branding “Koperasi Desa Merah Putih” keluar dari gudang dengan gerbang biru, dengan muatan tumpukan kardus boks.
Dari video tersebut, kemudian muncul beragam komentar dan tanggapan dari warganet.
“Keciduk, mobil Kopdes mengambil barang di PT Indomarco,” tulis dalam video yang diunggah oleh akun Threads @emaknyaab, tiga hari yang lalu pada Senin (17/5).
Kabid Koperasi Dinkopumdag Kota Surabaya, Reza Fahreddy, mengungkapkan bahwa memang terdapat hubungan antara KDMP dengan Indomarco, melalui kerjasamanya PT Agrinas dengan PT. Indofood.
“Versinya Indo Food yang ke kami, mereka itu kan ke kita, ke dinas. Di situ menginformasikan bahwa Indofood sebagai principal sudah bekerja sama dengan PT Agrinas,” kata Reza hari Rabu (20/5/2026).
Reza menjelaskan, dengan adanya hubungan kerja sama dengan Indofood tersebut, kemudian ia memaparkan bahwa Indomarco sebagai kepanjangan tangan untuk memenuhi kebutuhan stok barang tertentu di KDMP/KKMP.
“Jadi pada waktu pemenuhan barang di gerainya KKMP yang dikelola, berarti otomatis distributornya yang ditunjuk ya distributornya Indomarco, kan begitu,” jelasnya.
Sedangkan, melihat adanya hubungan kerja sama distributor Indomarco sebagai supplier tersebut, Reza turut menekankan bahwa arah kebijakan ini tidak ada hubungannya dengan keputusan yang diambil pemerintah daerah atau pemkot.
Pemkot, kata Reza, hanya berperan untuk memberikan fasilitas aset dan melakukan pembinaan secara kelembagaan. Sedangkan selebihnya, terkait stok barang dan lain-lain dilakukan oleh PT Agrinas.
“Kita memfasilitasi aset saja dan membina. Membina kelembagaannya ya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, terkait viralnya video penampakan truk KDMP di salah satu gudang Indomarco di Surabaya. Reza mengaku, belum mengetahui atau memonitor di mana letak gudang dan kejadian tersebut terjadi.
“Waduh, itu di rungkut (atau di mana) saya kurang tahu. Tapi kalau itu, orang tahunya itu anunya (suppliernya) Indomaret, ya wajar-wajar saja wong memang kerja samanya dengan Indofood,” kata Reza.
Dan menanggapi respon masyarakat yang kaget melihat kejadian viral video tersebut, ia menganggapnya wajar bila kemudian muncul beragam tanggapan. Sebab regulasi perihal hal tersebut banyak masyarakat yang belum mengetahuinya.
“Ya masyarakat tidak tahu (tidak banyak yang tahu). Di balik ini (KDMP/KKMP) sopo sing dadi supplier-supplier di tokonya Agrinas ini. Kan itu masalahnya,” pungkasnya. (rma/ted)
Link informasi : Sumber