National Hospital Hadirkan Operasi Tumor Otak Minimal Invasif, Percepat Pemulihan Pasien
Surabaya (beritajatim.com) – National Hospital Surabaya menghadirkan layanan operasi tumor otak dengan teknik minimal invasif sebagai salah satu pilihan penanganan bagi pasien yang memenuhi indikasi medis. Perkembangan teknologi bedah saraf memungkinkan sebagian kasus tumor otak ditangani melalui prosedur yang lebih presisi tanpa harus membuka tulang kepala secara luas.
“Operasi tumor otak saat ini tidak selalu identik dengan sayatan besar. Dengan perkembangan teknologi bedah saraf modern, beberapa kasus dapat dilakukan dengan pendekatan minimal invasif menggunakan endoskopi dan teknik khusus untuk membantu mempercepat pemulihan pasien,” ujar dokter spesialis bedah saraf konsultan onkologi, dr. dr. Irwan Barlian Immadoel Haq, SpBS, N.Onc(K).
Irwan menjelaskan tumor otak merupakan pertumbuhan sel abnormal di dalam atau sekitar otak yang dapat bersifat jinak maupun ganas. Penanganannya disesuaikan dengan jenis, ukuran, dan lokasi tumor sehingga tidak semua pasien memerlukan prosedur bedah yang sama.
“Penggunaan teknologi modern membantu dokter melihat area operasi dengan lebih jelas dan presisi sehingga tindakan dapat dilakukan secara optimal dengan tetap menjaga fungsi jaringan otak di sekitarnya,” katanya.
Selain teknik operasi, penanganan pasien juga melibatkan tim multidisiplin yang menangani proses diagnosis, tindakan operasi, hingga rehabilitasi pascaoperasi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung hasil terapi yang lebih baik sesuai kondisi masing-masing pasien.
“Kami berharap masyarakat tidak perlu takut atau menunda pemeriksaan ketika mengalami keluhan saraf tertentu. Penanganan yang lebih dini dapat memberikan peluang terapi yang lebih baik bagi pasien tumor otak,” ujar Irwan.
CEO National Hospital, Ang Hoey Tiong, mengatakan layanan bedah saraf modern menjadi bagian dari pengembangan fasilitas kesehatan yang dimiliki rumah sakit. Menurutnya, keberadaan dokter spesialis, teknologi pendukung, dan fasilitas operasi diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan bedah saraf di dalam negeri.
“Saat ini masyarakat tidak perlu lagi berpikir harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan penanganan operasi tumor otak. National Hospital telah memiliki tim dokter spesialis bedah saraf yang berpengalaman, didukung teknologi modern dan fasilitas yang memadai,” kata Ang Hoey Tiong.
Dia berharap masyarakat lebih waspada terhadap gejala gangguan saraf dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan yang mengarah pada penyakit tersebut.
“Harapan kami, pasien dapat memperoleh layanan terbaik tanpa harus meninggalkan keluarga. Penanganan yang lebih dini dapat memberikan peluang terapi yang lebih baik bagi pasien tumor otak,” pungkasnya. [asg/ian]
Link informasi : Sumber