Pemkot Surabaya Tindak Oknum DLH Pelaku Pungli di Pasar Tumpah Tugu Pahlawan
Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil menjangkau indentitas dua pelaku yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pedagang Pasar Tumpah di kawasan Tugu Pahlawan.
Identitas dua pelaku pungli itu terbongkar dengan identitasnya; sebagai petugas penyapu dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.
Satu pelaku adalah pegawai sapu harian dan satu lagi adalah seorang penyapu dengan status jabatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Di dalam praktiknya, keduanya melakukan modua pungli dengan alasan uang kebersihan tambahan, karena terlalu banyak sampah permakaman yang dihasilkan di lingkungan, Pasar Tumpah, tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa keduanya saat ini telah diproses penjatuhan sanksi.
“Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pak Fikser, saya instruksikan untuk segera melakukan penelusuran dan menindak tegas para pelakunya. Hasilnya, ada dua orang yang telah dijatuhi sanksi,” ujar Eri Cahyadi pada Kamis (30/7/2026).
Ia menceritakan bahwa, aduan pungli ini disampaikan oleh para pedagang Pasar Tumpah yang mengeluh lewat pesan (DM) instagram miliknya.
Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak akan mentoleransi praktik pungli, termasuk jika pelakunya merupakan aparatur di lingkungan pemerintah kota.
“Saya tidak main-main dalam memberantas praktik pungli ini. Meskipun pelakunya adalah pegawai Pemerintah Kota Surabaya, tetap akan saya tindak tegas,” tegasnya.
Atas kejadian tersebut, Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus mengapresiasi warga yang berani melaporkan dugaan pelanggaran.
“Saya mewakili Dinas Lingkungan Hidup, kepada seluruh warga Kota Surabaya saya minta maaf bila ada teman-teman kami Dinas Lingkungan Hidup, petugas di lapangan yang kemudian melakukan praktik-praktik tidak terpuji,” tuturnya.
Fikser berharap masyarakat terus memberikan dukungan dan pengawasan agar pelayanan publik di Kota Surabaya semakin baik.
“Saya berterima kasih kepada seluruh warga Surabaya yang peduli terhadap kota ini, yang sayang kepada Dinas Lingkungan Hidup. Kami mohon support supaya kami bisa terus memberikan layanan yang terbaik bagi warga Surabaya,” pungkasnya. (rma/aje)
Link informasi : Sumber