Menteri Ekraf Dorong Subsektor DKV Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Global

0

Jakarta (beritajatim.com) – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan Desain Komunikasi Visual (DKV) merupakan fondasi vital ekosistem ekonomi kreatif yang memberi nilai tambah bagi seluruh subsektor, mulai dari fesyen, film, musik, kuliner, kriya, hingga aplikasi dan gim. Sektor desain diyakini bukan sekadar urusan estetika, melainkan wadah untuk menciptakan nilai tambah, membangun identitas, melahirkan kekayaan intelektual, hingga membuka peluang ekonomi baru.

“Kepada para desainer, khususnya generasi muda, teruslah berkarya dan jangan takut menunjukkan karya kepada dunia karena karya kreatif Indonesia bukan hanya mampu bersaing, tetapi juga memberi perspektif baru dalam percakapan desain global,” ujar Teuku Riefky saat menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta.

Dia mengapresiasi Universitas Paramadina, panitia, kurator, serta mitra yang menghadirkan acara ini dengan tema ‘Re:Think, Re:Make, Re:Act’ yang sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), di mana desain dituntut tak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengajak kita berpikir, berdialog, dan melihat persoalan dari perspektif baru.

Menurutnya, di sinilah peran Re:Rasa menjadi sangat penting sebagai ruang bertemunya mahasiswa, desainer, ilustrator, akademisi, industri, dan komunitas kreatif lintas negara untuk melahirkan kolaborasi, mengembangkan ide, serta menciptakan peluang baru.

Masih menurut Teuku Riefky, penguatan ekosistem desain berbasis Kekayaan Intelektual (KI) ini selaras dengan posisi Kementerian Ekraf sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional serta amanat Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045 untuk meningkatkan nilai tambah produk kreatif nasional di panggung internasional.

“Kami berharap Re:Rasa terus berkembang menjadi salah satu platform desain internasional yang membanggakan Indonesia dengan jejaring yang semakin luas dan dampak yang lebih besar bagi ekosistem desain nasional,” kata Teuku Riefky. (kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.