Buka Training Raya HMI Tingkat Nasional, Mbak Wali Ajak Kader Jadi Mitra Strategis Wujudkan Kediri MAPAN
Ringkasan Berita
- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka resmi Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Sabtu (1/8/2026).
- Mengusung tema kritis seputar krisis energi, ekologi, dan pangan nasional, kegiatan nasional ini diikuti oleh 33 peserta LK II dan 8 peserta SC dari berbagai penjuru Indonesia.
- Mbak Wali menegaskan komitmen Pemkot Kediri untuk merangkul pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis dalam pengawalan pembangunan daerah.
- Rangkaian pelatihan tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 1-6 Agustus 2026, usai melalui proses skrining ketat pada 27-31 Juli 2026.
Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya untuk terus menjadi panggung dialog intelektual dan pergerakan generasi muda tingkat nasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, saat membuka acara Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Tahun 2026 di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini mengapresiasi keberhasilan HMI Cabang Kediri yang dipercaya membawa tokoh-tokoh muda serta kader-kader pilihan dari berbagai daerah ke Kota Kediri.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang digelar tingkat nasional ini. Banyak tokoh yang hadir di Kota Kediri. Ini menunjukkan bahwa Kediri bukan hanya menjadi tuan rumah kegiatan, tetapi juga ruang dialog intelektual dan pergerakan kader bangsa,” tegas Mbak Wali.
Soroti Krisis Energi, Ekologi, dan Ketahanan Pangan
Mbak Wali menilai gagasan utama yang diusung dalam Training Raya tahun ini sangat presisi dan kontekstual dengan dinamika global maupun nasional saat ini. Adapun tema yang diangkat yakni
“Kristalisasi Nalar Intelektual Kader HMI dalam Menghadapi Krisis Energi, Ekologi dan Pangan Nasional, sebagai Wujud Akselerasi Menuju Masyarakat Berdaulat, Adil dan Makmur,” imbuhnya.
Menurutnya, dunia saat ini tengah bergerak dalam arus perubahan yang sangat cepat. Krisis energi menuntut efisiensi dan inovasi pada energi terbarukan, krisis ekologi mengingatkan pentingnya pembangunan berwawasan lingkungan, sementara tantangan ketahanan pangan menyangkut hajat hidup mendasar masyarakat.
“HMI dengan akar nilai perjuangannya memiliki posisi strategis untuk menghadirkan gerakan yang moderat, seimbang, adil, dan berorientasi pada keilmuan dan intelektualitas. Dari pelatihan ini, kader-kader HMI harus siap berkontribusi nyata bagi bangsa, baik melalui advokasi kebijakan, gerakan sosial, penguatan literasi lingkungan, maupun pengabdian di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pemuda Sebagai Mitra Kritis dan Strategis Kediri MAPAN
Lebih lanjut, Wali Kota Vinanda memaparkan bahwa arah pembangunan Kota Kediri tidak semata-mata mengejar angka pertumbuhan ekonomi, melainkan juga menyeimbangkan kelestarian lingkungan, keadilan sosial, serta peningkatan kualitas hidup warganya.
Dalam mewujudkan visi Kota Kediri yang MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Niatan Sejahtera), Pemkot Kediri membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan elemen pemuda dan organisasi pergerakan mahasiswa seperti HMI.
“Mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan peran pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis dalam perencanaan, pengawasan, dan penguatan pembangunan daerah. Semoga kegiatan ini melahirkan kader yang bukan hanya cerdas intelektual, namun juga cerdas moral spiritual,” pungkasnya.
Rangkaian Pelatihan dan Daftar Tokoh yang Hadir
Rangkaian Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri 2026 diawali dengan tahapan skrining ketat (screening) pada 27-31 Juli 2026. Selanjutnya, forum perkaderan utama (forum training) dilaksanakan pada 1-6 Agustus 2026. Total peserta yang dinyatakan lolos dan mengikuti pelatihan terdiri dari 33 peserta Intermediate Training (LK II) dan 8 peserta Senior Course (SC).
Pembukaan acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan daerah dan tokoh pergerakan lokal hingga regional, antara lain: Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Perwakilan Kodim dan Polresta Kediri, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Kediri Imam Wihdan.
Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur Yusfan, Ketua Umum HMI Cabang Kediri Chanifan, Ketua KNPI Kota Kediri Munjidul Ibad, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri, serta perwakilan organisasi mahasiswa dan pemuda se-Kota Kediri. [nm/suf]
Link informasi : Sumber