Surabaya Tertinggi di Jatim, Jumlah Rekening Capai 11,83 Juta dengan Simpanan Rp435,93 Triliun

0

Pasuruan (beritajatim.com)– Kota Surabaya menjadi daerah dengan jumlah rekening dan nominal simpanan tertinggi di Jawa Timur hingga Triwulan II 2026.

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Surabaya mencatat 11,83 juta rekening dengan total nominal simpanan mencapai Rp435,93 triliun.

Posisi tersebut menempatkan Surabaya sebagai daerah dengan basis simpanan terbesar di Jawa Timur. Data itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, Bambang S. Hidayat, dalam acara Media Gathering Jawa Timur di Pasuruan, Selasa (5/8/2026).

Secara keseluruhan, pertumbuhan jumlah rekening dan nominal simpanan di Jawa Timur terus menunjukkan tren positif hingga Juni 2026. Jawa Timur tercatat masuk tiga besar nasional dalam jumlah rekening, setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Jumlah rekening di Jawa Timur mencapai 73,59 juta rekening, tumbuh 1,17 persen secara tahunan atau bertambah sekitar 854 ribu rekening dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari sisi nominal simpanan, Jawa Timur berada di posisi kedua secara nasional dengan total dana mencapai Rp833,7 triliun. Angka tersebut tumbuh 4,64 persen secara tahunan atau meningkat sekitar Rp37 triliun.

Surabaya Kuasai Rekening dan Simpanan Jatim

Dominasi Surabaya terlihat dari jumlah rekening maupun nilai simpanan yang tercatat hingga Juni 2026. Dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, Surabaya menjadi daerah dengan angka tertinggi pada kedua indikator tersebut.

“Untuk level Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya masih mendominasi untuk kepemilikan rekening yaitu sebanyak 11,83 juta rekening dan nominal simpanan sebanyak Rp435,93 triliun,” ujar Bambang.

Meski Surabaya memiliki basis simpanan terbesar, pertumbuhan rekening tertinggi secara tahunan justru terjadi di Kota Batu. Jumlah rekening di Kota Batu tumbuh 20,4 persen YoY.

Sebaliknya, penurunan jumlah rekening paling dalam terjadi di Kabupaten Sumenep dengan kontraksi sebesar 11 persen YoY.

Untuk nominal simpanan, Kota Kediri menjadi daerah dengan pertumbuhan tertinggi. Nilai simpanan di kota tersebut meningkat 21,8 persen YoY.

Sementara Kota Probolinggo mencatat penurunan nominal simpanan terdalam, yakni mencapai -17,5 persen YoY.

Tabungan dan Giro Jadi Penopang Pertumbuhan

Pertumbuhan simpanan Jawa Timur tidak terlepas dari peningkatan pada sejumlah produk simpanan masyarakat. Produk tabungan tercatat tumbuh 6,31 persen YoY, sedangkan giro meningkat lebih tinggi, yakni 12,18 persen YoY.

“Sementara untuk nominal simpanan Jatim menempati posisi Top 2 secara nasional dengan nominal simpanan sebanyak Rp833,7 triliun, bertambah 4,64% YoY atau Rp37 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama dikontribusikan oleh tingginya pertumbuhan produk tabungan sebanyak 6,31% YoY dan giro sebanyak 12,18%,” kata Bambang.

Data tersebut menunjukkan kuatnya aktivitas menabung masyarakat Jawa Timur sekaligus besarnya basis dana yang tersimpan di lembaga perbankan.

LPS Dorong Perluasan Masyarakat Menabung

Di sisi lain, LPS bersama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus mendorong perluasan basis masyarakat yang memiliki rekening simpanan.

LPS mencatat masih terdapat sekitar 51 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening simpanan. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 19,9 persen dari populasi penduduk dalam rentang usia 5-74 tahun.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, termasuk di Jawa Timur.

“Di Jawa Timur kami terus memantau Kabupaten/Kota yang masih perlu dioptimalkan, baik inklusivitas maupun penetrasi nominal simpanan, LPS dan KSSK pun terus berperan aktif dalam memperluas basis masyarakat menabung melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” jelas Bambang.

LPS Gencarkan Edukasi Keuangan di Jatim

Untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menabung sekaligus meningkatkan awareness terhadap tugas dan fungsi LPS, Kantor Perwakilan LPS II Surabaya juga menggelar berbagai kegiatan edukasi sepanjang 2026.

Pada periode Januari hingga Juli 2026, KPW LPS II telah melaksanakan 30 kegiatan sosialisasi dan edukasi, 29 kegiatan hubungan media massa, 16 kegiatan sosial kemasyarakatan dan sponsorship, serta 45 kegiatan hubungan kelembagaan.

Kegiatan tersebut tidak hanya menyasar masyarakat di Jawa Timur, tetapi juga wilayah kerja KPW LPS II yang meliputi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan.

“Untuk sosialisasi dan edukasi, KPW LPS II terus melakukan berbagai kegiatan sosialisasi tugas dan fungsi LPS secara simultan terus melaksanakan literasi keuangan pada masyarakat di seluruh wilayah kerja LPS II yaitu, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan,” pungkasnya.

Meta description: Surabaya menjadi daerah dengan jumlah rekening dan nominal simpanan tertinggi di Jawa Timur. LPS mencatat 11,83 juta rekening dengan simpanan Rp435,93 triliun.

Kata kunci SEO: Surabaya, rekening Surabaya, simpanan Surabaya, LPS Jawa Timur, tabungan Jatim, simpanan Jatim, ekonomi Surabaya, LPS Surabaya, rekening Jatim, nominal simpanan Jatim. (ted)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.