Pemkab Mojokerto Genjot 28 Proyek Jalan dan Jembatan Senilai Rp54,73 Miliar, Enam Paket Rampung

0

Ringkasan Berita:

  • Pemkab Mojokerto mengalokasikan Rp54,73 miliar untuk 28 paket pembangunan jalan dan jembatan pada 2026.
  • Sebanyak 21 paket merupakan proyek jalan dan tujuh paket pembangunan jembatan.
  • Enam paket pekerjaan telah selesai 100 persen, termasuk ruas Watesnegoro–Kunjorowesi di Kecamatan Ngoro.
  • Seluruh proyek ditargetkan rampung pada Oktober hingga November 2026.

Mojokerto (beritjatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggenjot pembangunan infrastruktur pada 2026 dengan mengerjakan 28 paket proyek jalan dan jembatan. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp54,73 miliar untuk mendukung peningkatan konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dari total tersebut, sebanyak 21 paket merupakan pekerjaan pembangunan jalan dengan nilai anggaran Rp38,63 miliar. Sementara tujuh paket lainnya berupa pembangunan jembatan dengan alokasi dana Rp16,10 miliar.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Yuni Laili Faizah, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Hingga bulan Agustus ini, dari sejumlah paket pekerjaan yang kami laksanakan, sudah ada enam paket yang selesai 100 persen,” ungkap Yuni, Kamis (6/8/2026).

Salah satu proyek strategis yang telah rampung adalah pelebaran dan pembangunan jalan beton ruas Watesnegoro–Kunjorowesi di Kecamatan Ngoro. Jalan sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 5,5 meter tersebut dikerjakan sejak Januari hingga Juli 2026 menggunakan anggaran sebesar Rp3,6 miliar.

Menurut Yuni, ruas Watesnegoro–Kunjorowesi menjadi salah satu proyek jalan dengan panjang yang cukup signifikan pada tahun ini. Selain itu, sejumlah ruas lain yang juga telah selesai dikerjakan meliputi Parengan–Lakardowo, Pekukuhan–Ngoro, Kepuhanyar–Ngimbangan, Puloniti–Sumberkarang, dan Purwojati–Trawas.

Hingga awal Agustus 2026, nilai pekerjaan infrastruktur yang telah diselesaikan mencapai sekitar Rp15,69 miliar. Di luar enam paket yang telah rampung, perkembangan proyek lainnya juga terus menunjukkan kemajuan.

“Terdapat tiga paket dengan progres fisik 75 hingga 90 persen, empat paket berada di progres 50 hingga 75 persen, dua paket progres 25 hingga 50 persen, dan 13 paket lainnya masih dalam tahap pelaksanaan,” ujarnya.

Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto menargetkan seluruh proyek pembangunan jalan dan jembatan tahun 2026 dapat diselesaikan sesuai jadwal, yakni antara Oktober hingga November mendatang.

Selain mempercepat penyelesaian pekerjaan, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, terutama dengan mengawasi kendaraan bermuatan berlebih yang melintas di jalan kabupaten.

“Karena ini yang menjadi salah satu penyebab percepatan kerusakan jalan. Kami berharap, pembangunan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di berbagai wilayah Kabupaten Mojokerto,” tegas Yuni. [tin/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.