Truk Trailer Angkut 32 Ton Semen Tabrak Motor hingga Hantam Dua Rumah di Ngawi, 1 Orang Tewas

0

Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, tepatnya di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026) pagi. Truk trailer bermuatan 32 ton semen terlibat kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai dua orang hingga menyebabkan satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Setelah bertabrakan dengan sepeda motor, truk trailer yang dikemudikan Sunar (47), warga Desa Ngampel, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, itu oleng ke kanan hingga masuk ke pekarangan warga.

Truk kemudian menghantam dua rumah yang berada di pinggir jalan. Benturan keras membuat bagian teras dan dinding kedua rumah mengalami kerusakan.

Sementara itu, sepeda motor yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan parah hingga nyaris tidak berbentuk. Pengendara sepeda motor, Maryanto (47), warga Desa Baki Pandeyan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas dan dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum.

Sedangkan rekannya yang dibonceng, Andriyan Eka Buana (24), yang juga warga Desa Baki Pandeyan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, mengalami luka-luka. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi awal, truk trailer tersebut dikemudikan Sunar seorang diri. Kendaraan itu sedang dalam perjalanan membawa muatan 32 ton semen dari arah Rembang menuju Sambungmacan, Sragen.

Saat melintas di lokasi kejadian, truk tersebut terlibat kecelakaan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Setelah benturan terjadi, truk mengalami kerusakan pada bagian ban sehingga pengemudi kehilangan kendali.

Truk kemudian bergerak oleng ke kanan dan masuk ke pekarangan rumah warga sebelum menghantam dua bangunan.

Yatmi (54), salah satu pemilik rumah, mengaku berada di dapur ketika mendengar suara benturan keras. Ia kemudian mengetahui truk sudah masuk ke pekarangan dan menabrak rumahnya.

«“Saya pas di dapur mendengar suara ledakan terus seperti motor terseret, taunya truk sudah masuk pekarangan dan menabrak rumah saya. Anak saya selamat, korban satu meninggal,” ujar Yatmi.»

Dua rumah yang terdampak masing-masing milik Yatmi dan Ma’ruf Hasani (29), yang merupakan anak Yatmi. Kerusakan terutama terjadi pada bagian teras dan dinding rumah yang jebol akibat dihantam truk bermuatan puluhan ton tersebut.

Sementara itu, Sunar selaku pengemudi truk memberikan keterangan mengenai kecelakaan tersebut. Menurutnya, sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan tampak oleng sebelum kemudian menabrak truk yang dikemudikannya.

«“Motor itu oleng ke kanan menabrak truk saya hingga ban saya pecah, truk tidak bisa saya kendalikan hingga menabrak rumah. Satu tewas, satu luka,” kata Sunar.»

Kecelakaan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berdampak langsung terhadap warga yang tinggal di sepanjang jalur utama Ngawi-Solo. Dua rumah warga mengalami kerusakan setelah dihantam kendaraan berat dengan muatan mencapai 32 ton.

Petugas masih melakukan proses evakuasi terhadap truk trailer dari pekarangan warga. Penanganan dilakukan untuk memastikan kendaraan berat tersebut dapat dipindahkan sekaligus mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.

Kasus kecelakaan maut ini selanjutnya ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi. Petugas masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi serta faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut. [fiq/aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.