Dua Pos Polisi di Jalan A Yani Surabaya Dilempar Bom Molotov, Pelaku Diduga Seorang Diri

0

Ringkasan Berita:

  • Dua pos polisi di Jalan Ahmad Yani Surabaya, yakni di pertigaan Margorejo dan Bundaran CITO, menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Minggu (16/8/2026) dini hari.
  • Sejumlah saksi menyebut pelaku diduga beraksi seorang diri menggunakan sepeda motor bebek dengan mengenakan pakaian gelap dan helm biru muda polos.
  • Polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi dan belum memastikan identitas maupun motif pelaku.

Surabaya (beritajatim.com) – Dua pos polisi di Jalan Ahmad Yani Surabaya menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Minggu (16/8/2026) dini hari. Aksi tersebut terjadi di dua lokasi, yakni pos polisi di pertigaan Margorejo dan pos polisi di Bundaran CITO.

Hingga kini, identitas pelaku belum diketahui. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, pelaku diduga beraksi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor bebek.

Salah satu karyawan warung kopi yang berada di dekat palang pintu kereta api Margorejo, Yusuf, mengatakan pelaku terlihat mengenakan pakaian berwarna gelap dengan kombinasi abu-abu dan hitam. Pelaku juga disebut menggunakan helm berwarna biru muda polos.

“Kalau ciri-ciri tidak jelas. Tapi saya sempat melihat pakai helm biru muda dan pakaian gelap kayak warna hitam sama abu-abu gitu,” kata Yusuf.

Sementara itu, beredar informasi mengenai adanya anggota Satlantas yang menjadi korban dalam insiden pelemparan bom molotov di pos polisi Bundaran CITO. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan seluruh fakta dalam kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, petugas masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

“Anggota masih melakukan pemeriksaan. Mohon waktu ya,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Jules juga belum memberikan kesimpulan terkait dugaan pelaku maupun motif di balik aksi pelemparan bom molotov tersebut. Polisi saat ini berfokus mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari para saksi. “Kami masih menunggu (kepastian) dari pemeriksaan. Sehingga kami tidak mau berspekulasi,” pungkasnya.

Aparat kepolisian masih melanjutkan proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta latar belakang aksi pelemparan bom molotov terhadap dua pos polisi di wilayah Jalan Ahmad Yani Surabaya tersebut. [ang/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.